Putu Eka Jalan Jalan berada di antara aliran Air Terjun Banyu Wana Amertha

Air terjun di Bali sungguh indah sehingga akan memanjakan setiap mata yang memandang sampai sering terbawa mimpi lho. Mimpinya jangan sampe ileran ya… Ganteng-ganteng dan cantik-cantik kok malah ileran? Hahahaha….

Bali dari dulu terkenal akan kecantikan objek wisatanya terutama kecantikan pantainya serta sunsetnya yang menggoda iman, bikin betah untuk untuk sekedar duduk santai  diatas pasir putih sambil memegang beer dingin. Jangan lupa diminum beernya ya saking fokusnya menikmati matahari tenggelam. Apalagi ditemenin sama ehem….iya sama ehem…. Batuk kak, perlu aku kasi bijinya kedondong buat garukin tenggorokannya yang gatal?

Air terjun di Bali itu nggak kalah indahnya bila dibandingkan dengan tempat wisata di Bali. Ya mungkin kurang cocok bagi yang nggak suka trekking bercapek-capek ria sambil berkeringat buat mencapai air terjunnya. Yang ingin liburan ke bali hanya duduk manis di beanbag sambil menyesap minuman dingin di tepi pantai.

Mau tau air terjun di Bali yang indah itu yang mana saja? Mau tau atau mau tau banget? Yakinnnn mau tauuu??? Benerannn????? Yuk kita mulai saja

Air Terjun Kanto Lampo

Putu Eka Jalan Jalan duduk diantara aliran Air Terju Kanto Lampo
Putu Eka Jalan Jalan duduk diantara aliran Air Terju Kanto Lampo

Air terjun yang  disebut juga Kanto Lampo Waterfall merupakan air terjun di bali yang mempunyai ciri khas dikarenakan untuk mencapainya saja kita harus mengeluarkan usaha lebih yaitu merayap turun di bebatuan dan nyemplung ke sungai untuk mencapainya.  Nyemplung dalam artian basah sampe sedada. Berlokasi di dataran rendah Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Tebing Air Terjun Kanto Lampo pun agak miring sehingga air tidak langsung menghujam dasar air terjun, tetapi seperti menari dari satu batuan ke batuan yang lain,  meloncati bebatuan hitam yang membentuk dinding air terjun. Semburan air dari Air Terjun Kanto Lampu cukup deras, sehingga ketika kita bediri di aliran sungai, percikan air sudah cukup untuk membuat tubuh bagian atas menjadi basah. Apabila cukup bernyali, paksakan saja agar bernyali, bisa merasakan sensasi semburan air terjunnya dengan menaiki bagian bawah air terjun menuju kebagian tengahnya. Sayang seribu sayang kalau sudah disini tidak mencoba untuk merasakan sensai semburannya ditengah aliran airnya.

Air Terjun Kuning

Putu Eka Jalan Jalan melangkah didasar Air Terjun Kuning
Putu Eka Jalan Jalan melangkah didasar Air Terjun Kuning

Air terjun di Bali yang disebut juga dengan  Kuning Waterfall adalah air terjun dengan cekungan ala Jacuzzi (tau kan Jacuzzi itu apa?) yang membuat kita bisa berendam sambil mengarahkan mata kita memandang ke arah air terjun Kuning yang bisa membuat kita tertegun, speechless dengan keindahannya. Serasa melihat pemandangan sejuta dollar. #ahlebaydikit Terletak di Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Bangli. Walaupun namanya Air Terjun Kuning, airnya tidak berwarna kuning seperti air sungai yang penuh dengan lumpur kok, airnya bening  sebening kulit putihnya putri kerajaan surge dan menyegarkan. Namanya sendiri berasal dari nama Dusun atau Desa tempat air terjun ini berada.

Air Terjun Banyu Wana Amertha

Putu Eka Jalan Jalan berada di antara aliran Air Terjun Banyu Wana Amertha
Putu Eka Jalan Jalan berada di antara aliran Air Terjun Banyu Wana Amertha

Air Terjun di Bali yang disebut juga dengan Banyu Wana Amertha waterfall merupakan Air Terjun yang selama ini tersembunyi, super tersembunyi dengan baik dan sekarang mulai diperkenalkan keindahannya ke seluruh dunia. Tersembunyi di dekat Air Terjun Banyumala dan Air Terjun Pucak Manik. Lokasi tepatnya di Dusun Bhuanasari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia.

Terlihat banyak jalur air seperti berlomba meluncur turun,  mencapai dasar dari Air Terjun Banyu Wana Amertha ,tidak seperti air terjun biasanya yang mempunyai satu atau dua jalur air. Air Terjun ini mempunyai banyak jalur air yang membuatnya terlihat seperti menyembur simultan dari tebing yang cukup lebar Air Terjun Banyu Wana Amertha mempunyai tinggi berkisar delapan meter. Terbayang bisa mandi rame-rame bersama bidadari dari kahyangan dengan jalur air yang segini banyak. Bagi yang ndak berani dingin, jangan coba-coba untuk membasuh badan di air terjun di bali  ini. Airnya super dingin yang siap membuat badan gemeteran dan gigi gemelutuk, paling parah bisa hipotermia.

Air Terjun Kroya

Putu Eka Jalan Jalan siap melompat di Air Terjun Kroya
Putu Eka Jalan Jalan siap melompat di Air Terjun Kroya

Air Terjun di Bali ini merupakan wahana air yang bukan diperuntukkan bagi orang yang pengecut karena tidak akan berani melakukan perosotan dari atas air  terjun yang akan mengguncang nyali kita sampai hati yang terdalam. Terletak di Bali Utara membuat Air Terjun Kroya membutuhkan waktu sekitar 3 jam apabila kita berangkat dari daerah pantai Kuta yang merupakan pantai yang pertama terkenal dari Bali.

Air Terjun Kroya terlihat mempunyai aliran ganda dengan ketinggian sekitar 5 meter serta dasar yang cukup dalam disertai kehijauan yang menutup tebing air terjun. Diawal Putu Eka Jalan Jalan mengatakan bahwa air terjun ini bukan diperuntukkan bagi orang yang pengecut dikarenakan Air Terjun Kroya mempunyai jalur perosotan alami di dalam aliran air terjunnya yang siap membuat jantung anda tertinggal di puncak air terjun. Kalau hatiku boleh tertinggal dihatimu saja nggak?

Air Terjun Yeh Hoo

Putu Eka Jalan Jalan berbasah ria di Air Terjun Yeh Hoo
Putu Eka Jalan Jalan berbasah ria di Air Terjun Yeh Hoo

Air Terjun Yeh Hoo merupakan air terjun tujuan wisata di Bali yang tidak terlalu tinggi dengan kisaran tinggi 3 meter saja, akan tetapi tersembunyi dengan manisnya di balik kemegahan gaung dari Jatiluwih yang terkenal dengan teraseringnya serta dinobatkan sebagai situs cagar budaya dunia oleh UNESCO. Walaupun tersembunyi, tapi kita dapat dengan mudah menemukan tempat persembunyian dari Air Terjun Yeh Hoo di Banjar Gunungsari Umakayu, Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali.

Terlihat tidak begitu tinggi, tapi deburan airnya cukup keras sehingga bisa dibilang Air Terjun Yeh Hoo itu kecil-kecil cabe rawit. Tidak lengkap rasanya kalau sudah ke air terjun itu tidak membasahi diri dengan kesegaran air dari Air Terjun Yeh Hoo. Jangan lupa pemanasan dulu ya biar otot-otot kita tidak menjadi kaku karena terkena air dingin secara tiba-tiba. Rencana awalnya sich pengen berada di bawah deburan air terjun, akan tetapi karena deburannya cukup keras, diurungkanlah niatnya. Jadinya hanya bermain air diseputar deburan airnya saja. Oh iya, dasar air terjun sendiri bukan dari pasir, akan tetapi dari tumpukan bebatuan yang ketika diinjak akan terlepas ke kiri dan ke kanan, jadi agak sukar untuk diinjak. Yang penting hatiku tidak bisa lepas dari hatimu kan…. #uhuk

Air Terjun Blemantung

Putu Eka Jalan Jalan berada di Air Terjun Blemantung
Putu Eka Jalan Jalan berada di Air Terjun Blemantung

Air Terjun di Bali ini disebut juga Blemantung waterfall yang mengalir dari ketinggian kebun Kopi di daerah yang terkenal sedari dulu sebagai lumbung berasnya Bali yaitu Kabupaten Tabanan. Terletak di Pujungan, Pupuan yang berhawa sejuk sekali, bahkan kadang suhunya bisa bikin menggigil. Siang-siang aja bisa masih pake jaket keluar rumah, berjarak sekitar dua jam dari Denpasar yang terkenal sebagai sentra penghasil kopi. Kopinya tinggal metik di pohon saja Duduk sambil ngopi di air terjun Blemantung kayaknya asyik banget.

Air Terjun Blemantung berada di antara tebing tinggi sekitar 40 meter. Dengan kehijauan yang menutupi tebing, aliran airnya jatuh tidak terlalu deras ke bebatuan yang berada didasar air terjun dikarenakan debit airnya yang tidak terlalu besar. Jadi berasa kayak shower di kamar mandi jadinya. Cekungan penampung air pun tidak terlalu dalam, serius cetek, tidak terlalu cocok untuk berenang, tapi pas sekali untuk berendam ataupun sekedar mendinginkan kaki yang capek melangkah dari tempat kita parkir kendaraan. Bisa juga untuk melepas capek ketika melangkah dari kenangan. hahahah Waktu yang pas untuk berkunjung ke Air Terjun Blemantung adalah di sore hari untuk mendapatkan cahaya yang menyinari air terjun, dikarenakan air terjun menghadap ke barat. Selain itu sore berasa lebih romantic katanya. Katanya siapa? Kata orang kasmaran sich

Air Terjun Goa Rang Reng

Putu Eka Jalan Jalan duduk ditengah aliran air terjun Goa Rang Reng
Putu Eka Jalan Jalan duduk ditengah aliran air terjun Goa Rang Reng

Air Terjun Goa Rang Reng merupakan air terjun di Bali yang super unik karena airnya tidak jatuh 90 derajat vertical seperti air terjun indah lainnya di Bali, akan tetapi airnya mengalir dari ketinggian dikemiringan bebatuan. Kalau dilihat seperti hamparan kapas yang tersebar ditengah kehijauan daun. Kalo dibayangkan seperti hamparan kapas yang jatuh dari surga. Lokasinya satu jalur dengan Air Terjun Kanto Lampo dan Air Terjun Tibumana. Jadi sekalian bisa mengunjungi 3 air terjun dalam satu hari. Bahasa kerennya sich, basah ya sekalian basah seharian….basahhh…ahhhhh…basahhhh…… Digoyang maaanggggg…. Hayooo fikirannya kemana-mana….

Air Terjun Tibumana

Air Terjun Tibumana dengan Putu Eka Jalan Jalan sedang berdiri diatas pohon kering
Air Terjun Tibumana dengan Putu Eka Jalan Jalan sedang berdiri diatas pohon kering

Air Terjun Tibumana merupakan salah satu mutiara wisata air terjun di Bali yang mulai mengalahkan pamor wisata pantai di Bali. Tidak hanya memberikan air terjun yang super asri dilingkupi kehijauan pepohonan, Tibumana juga dilingkupi ramah tamah khas masyarakat Bali.

Air terjun Tibumana berada di lembah dengan tebing yang melengkung hampir setengah lingkaran, dengan tinggi tebing kisaran 4-5 meter. Di tebingnya sendiri penuh dengan tumbuhan hijau seperti pakis, lumut, serta tumbuhan hijau lainnya. Membuat udara berasa sejuk dan super segar sekali. Memanjakan paru-paru Putu Eka Jalan Jalan yang terbiasa terpolusi dengan udara kotor di perkotaan.

Air Terjun Banyumala

Air terjun Banyumala yang tidak bisa dilupakan
Air terjun Banyumala yang tidak bisa dilupakan

Air terjun Banyumala merupakan air terjun di Bali yang super duper dingin, Sampai-sampai rasa dinginnya itu hanya bisa dihangatkan oleh seduhan secangkir kopi asli dari hamparan kebun kopi yang melingkupinya.

Air Terjun Banyumala merupakan air terjun yang mempunyai dua aliran air terjun yang mengalir eksotis. Debit airnya tidak terlalu besar seperti air terjun yang suaranya bergemuruh, airnya seperti merambat pelan turun tapi pasti ditebing bebatuan hitam dengan kehijauan tumbuhan tropis disekelilingnya. Di sebelah kirinya, di bagian dekat dasar, mengalir air dengan jalurnya kecil kecil, mirip seperti akar pohon yang mencair mengular kemana-mana. Nah dasar air terjunnya berbentuk seperti kolam. Sudah mupeng pake banget pengen berendam kan jadinya.

Air Terjun Pucak Manik

Air Terjun Pucak Manik dikunjungi oleh Putu Eka Jalan Jalan
Air Terjun Pucak Manik dikunjungi oleh Putu Eka Jalan Jalan

Air Terjun Pucak Manik merupakan kumpulan 3 air terjun indah dan menyegarkan yang berada di dalam satu area lembah kehijauan, mirip taman-taman surgawi tempat bidadari bercengkrama. Yang pertama wisatawan akan temui ketika sampai adalah air terjun yang mengalir dari ketinggian sekitar 5 meter dan alirannya menyebar ke kiri dan kekanan.

Air terjun ke dua berlokasi persis disebelahnya, dengan ketinggian sekitar 10an meter, ya bukan hanya lagi 10an sich dan ini mempunyai satu aliran air saja, cuma sayangnya debit airnya sedikit sekali, sesedikit cintamu padaku. Didasar air terjun yang kedua, dibendung dengan batu yang ditumpuk dan direkatkan dengan campuran pasir dan semen sehingga terbentuk seperti kolam yang bisa kita pakai berendam. Kurang asyik dipakai berendam sich, lebih asyik untuk dipakai berphoto narsis ditepian kolamnya.

Nah dari beberapa air terjun di Bali diatas, pasti ada salah satu pengen yang dikunjungin kan? Nah kadang bingung mau bawa apaan kalau mau maen ke air terjun kan? Kebingungan-kebingungan itu Putu Eka Jalan Jalan bahas dalam FAQ ( frequently asked question ) atau yang kita tau sebagai pertanyaan-pertanyan yang sering ditanyakan

Barang apa yang perlu kita bawa ketika jalan-jalan ke air terjun?

Barang pertama adalah baju ganti, nggak mau kan abis basah-basahan ndak ganti baju, biar ndak masuk angin. Kedua adalah alas kaki anti slip, paling rekomen ya sandal gunung. Ketiga adalah air mineral, air di air terjun biasanya airnya bersih, tapi ndak mau juga kan minum air mentah ketika haus, resiko sakit perut lho. Yang keempat adalah dry bag, biar alat-alat elektronik seperti henpon tidak kebasahan.

Bagaimana cara memotret air terjun?

Cara memotret air terjun biar hasilnya bagus adalah dengan cara slow speed. Slow speed adalah cara memotret dengan menggunakan shutter speed yang lambat. Untuk mencapai slow speed kita memerlukan filter ND serta GND, gunakan juga tripod yang kokoh

Kapan waktu terbaik ke air terjun di Bali?

Waktu terbaik untuk jalan-jalan ke air terjun di Bali adalah saat masa peralihan antara musim hujan ke musim kemarau. Jadi debit air masih cukup besar serta airnya pun sudah bening tidak butek karena membawa endapan sedimen berupa lumpur dari hulu

56 Comments

  1. wah sampai segitunya ya kak saking seneng nya bisa ke air terjun, kalau saya yang pernah ke pantai nya, kalau ke air terjun belum pernah sih hhhh 😀

    izin follow ya kak, agar mudah bersilaturrohim sesama blogger 😉 😉

  2. Kalau ke Bali lagi, coba kunjungi air terjunnya kak, dijamin ketagihan…
    Contohnya aku aja sudah ketagihan kak
    hahahahha

    1. Iya rata-rata ndak begitu tinggi kak, tapi ada juga yang super tinggi, nanti menyusul diulasnya ya kak. Ditunggu ya kak…

  3. Bagus artikelnya. Saya udh lama ga ke Bali, yg diingat cuma pantai, sunset, & Trunyan, tp baru tau bnyk air terjun jg di sana. Namanya jg unik2, spt air terjun Kroya, dikirain yg dkt Yogya itu hehe..

  4. nggak ngebayangin dinginnya air terjunnya, kayak es banget ya
    kalo direncanain jalan khusus ke air terjun gini, 1 air terjun mungkin bisa 1 harian ya

    1. Ndak semua air terjun airnya super dingin sich kak, ada juga yang seger rasanya. Iya betul 1 air terjun 1 hari baru menikmati namanya.

  5. wah jarang-jarang nih ada yg mengulas air terjun di bali. ternyata di bali banyak air terjun juga yaa, dan gak kalah cantik sama tempat lainnya.

    air terjun nya ada yg bisa buat rafting juga ga kak?

    1. Pastinya cantik kak air terjun di Bali
      Air terjun yang ada bisa buat rafting sich belum ada di Bali kak

    1. Iya kak pastinya enakan pas sepi, bener -bener menikmati.
      Ayo kak diagendakan ke bali

    1. Mandi sendiri di air terjun seru, apalagi kalau mandinya rame-rame kak, dijamin lebih seru donk

    1. Lebih banyak mengeluarkan usaha, maka hasilnya pasti lebih memuaskan kak, terbukti di air Terjun Kanto Lampo kan…

  6. Wahhh ternyata benar ya apa yang diceritakan teman saya di KKN itu, soalnya ada juga teman saya yang dari bali juga menceritakan keindahan alam disana, dan disini pun saya menemukannya lagi.. Keren banget dah

  7. saya suka banget mah main ke blog ini, unik banget beneran.
    Untuk kesekian kalinya saya akuin, kalau emang ciri khas merah itu bagus banget buat travel blogger.

    Soalnya, merah itu mewarnai banget di manapun dia berada.
    Apalagi sarungnya hahahaha.

    Sudah fotonya kece-kece, pemadangannya ademmm, si foto modelnya unik 😀

    Kece deh, jadi makin terbawa mimpi, kapan bisa main ke air terjun kayak gini hahaha

    1. Aduhhhhhh dipuji terus lho sama kakak, jadi pengen malu lhooo….

      Sodorin bantal ah biar lebih mudah terbawa mimpi, jangan ngiler ya kak

    1. Nggaj jauh kok dari padang kok, cuma beberapa jam saja kok kak….
      Yuk kak nyemplung ke air terjun di Bali

  8. Kak…
    Air Terjun Kanto Lampo & Air Terjun Goa Rang Reng kok serem ya… aku malah ngebayanginnya itu rambut putih saking deresnya airnya.
    Btw, Kakak kok berani sih foto di tengah-tengah Air Terjun Goa Rang Reng, nggak serem.
    Aku penakut soalnya, mending ada di samping saja, foto dari jauh. Hehe… Dan lagi, airnya pasti dingin.

    1. Ndak serem kok kak, cuma efek kameranya aja jadi serasa rambut putih gitu.
      Nggak serem kok kak untuk photo ditengah air terjunnya, secara bebatuannya nggak licin, jadi mudah kita untuk menapaki

  9. Ternyata di bali juga banyak air terjunnya ya… Apalagi yang teralhir itu, air terjuan goa rang reng…
    Bagus banget, beneran kayak kapas.
    Tapi saya ngebayangin manjat bebatuannya kok ngeri ya, takut kepleset..

    1. Iya kak sekarang memang banyak baru dipublikasikan air terjun di Bali.
      Nggak usah takut kepleset kak, bebatuannya ndak licin kok karena disapu oleh derasnya air

    1. So pasti keren kak air terjun di Bali, tidak kalah dengan air terjun di jawa, sumatra maupun Indonesia bagian timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *