facebook icon instagram icon

Artotel Thamrin Jakarta Menjadikan Hotel sebagai Canvas

Artotel Thamrin Jakarta merupakan salah satu hotel yang paling terasa menggabungkan seni modern baik patung, lukisan, mural ke dalam interior dan exteriornya dengan menjadikan bangunan hotelnya menjadi canvas untuk seniman-seniman lokal Indonesia. Berlokasi di Jl. Sunda No.3, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat yang terletak beberapa menit saja dari mall yang katanya dulu terkenal sich, yaitu Sarinah. Kalau kita jalan-jalan pake kereta api, tinggal turun aja di stasiun Gambir dan tinggal 2 km saja menuju Artotel. Iyes 2 km, lumayanlah turun sekilo kalau kita jalan kaki dari Gambir ke Artotel. Kalau manggul koper segede gaban bisalah turunnya jadi 4 kg. #nyengir Mau turun berat badan lebih banyak, cobalah jalan-jalan ke Air Terjun Kuning yang punya Jacuzzi alami

Artotel Thamrin Jakarta dengan Putu Eka Jalan Jalan sedang mimpi indah disana
Artotel Thamrin Jakarta dengan Putu Eka Jalan Jalan sedang mimpi indah disana
Bangunan Artotel bagian luar yang terbungkus dengan karya seniman lokal
Bangunan Artotel bagian luar yang terbungkus dengan karya seniman lokal

Dengan mudahnya transportasi di Jakarta, kita bisa memakai moda trasnportasi apapun untuk mencapai hotel ini. Ketika kita menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil, mungkin kita akan sedikit kesulitan dengan tempat parkir karena tempat parkirnya Artotel Thamrin Jakarta tidak begitu luas. Tapi jangan khawatir, pihak security akan membantu mengatur posisi parkir ketika datang.  Acung jempol juga kepada security dari Artotel, ketika kami datang memakai jasa pengemudi, kami disambut dengan ramah oleh security serta membantu kami membawa koper kami yang lumayan berat (ndak lebih berat dari cintaku padamu sich) ke reception. Walaupun dengan badan mereka yang besar, tapi tidak membuat kesan yang menakutkan ketika menyambut pengunjung.

Begitu menjejakkan kaki didepan Artotel Thamrin Jakarta setelah berbasah ria di Air Terjun Kanto Lampo Bali, tidak akan terlihat bangunan hotel berbentuk kotak yang membosankan, Nampak warna-warni goresan mural membalut sehingga tidak terkesan membosankan. Ditambah kaca yang menutupi tangga melingkar di sebelah kiri. Huruf Artotel berwarna ungu pun berdiri dikehijauan kebun kecil. Disebelah kanan nampak kata kata mutiara “ This World is but a canvas to our imagination” . Setuju nggak teman?

Bangunan hotel menjadi canvas seniman lokal
Bangunan hotel menjadi canvas seniman lokal
Bagian depan hotel dengan taman kecil kehijauan
Bagian depan hotel dengan taman kecil kehijauan
Kata mutiara di dinding depan hotel
Kata mutiara di dinding depan hotel

Begitu membuka pintu, Nampak reception berada di area lobby Artotel Thamrin Jakarta dengan restoran ROCA (Restaurant of Contemporary Art)  menempati area disebelah kanan.  Disebelah kiri nampak patung yang melayang. Untung koper beratnya sudah sampai duluan di reception, nah kan sampe lupa berphoto sama security baik tadi yang bantuin bawa koper.

Lobby dilihat dari atas
Lobby dilihat dari atas
Nampak patung melayang di dinding sebelah kiri
Nampak patung melayang di dinding sebelah kiri
Lobby dilihat dari pintu masuk hotel
Lobby dilihat dari pintu masuk hotel

Disambut team nya Artotel Thamrin Jakarta yang ramah, proses check in berjalan mulus tanpa hambatan. Dijelaskan juga untuk sarapan pagi nanti dilakukan di ROCA, yang merupakan restoran 24 jam nya Artotel Thamrin Jakarta. Selain ada ruang non smoking, tersedia juga area buat perokok yang dibatas dinding kaca diluar. Jadi tidak mengganggu orang yang tidak merokok didalam. Area merokok pun dibuat nyaman dengan tempat duduk, tidak hanya kelabu membosankan seperti ruangan merokok kebanyakan, tapi diwarnai dengan goresan mural yang mempercantik area merokoknya.

ROCA yang terlihat dari pintu masuk
ROCA yang terlihat dari pintu masuk

Dengan kunci kamar sudah dipegang, Putu Eka Jalan Jalan berjalan kearah lift di sebelah kiri dengan menggeret koper besar yang setia menemani kemanapun jalan jalan. Memasuki lift, kunci kamar kami dekatkan ke panel di lift agar bisa mengakses lantai tempat kamar kami menginap. Fitur keamanan Artotel Thamrin Jakarta sehingga hanya orang yang memegang kunci kamar yang bisa masuk kelantai tempat kamarnya berada.

Tombol lift yang siap membawa kita dari lantai ke lantai
Tombol lift yang siap membawa kita dari lantai ke lantai

Keluar dari lift, begitu menoleh ke kanan, akan terlihat tempat beribadah untuk salah satu agama yang diakui di Indonesia. Seperti diingatkan untuk selalu ingat dengan Tuhan. Berbelok ke kanan sampailah kami di kamar 221 Artotel Thamrin Jakarta. Dekatkan kartu kunci kamar ke pemindai di pintu dan taraaaaaaaa pintu terbuka lebar menyambut Putu Eka Jalan Jalan.

Jendela lantai dua yang mengarah ke rumah peribadatan
Jendela lantai dua yang mengarah ke rumah peribadatan
Lorong kamar di lantai 2
Lorong kamar di lantai 2
Kamar nomor 221 tempat Putu Eka Jalan Jalan menginap
Kamar nomor 221 tempat Putu Eka Jalan Jalan menginap

Goresan mural pun sudah dimulai ketika kita membuka kamar Artotel Thamrin Jakarta, di kamar lantai dua ini ada mural robot angkasa luar di deket tempat menaruh kunci kamar agar listrik menyala.

Tempat kartu untuk menyalakan kelistrikan yang dipermanis dengan kartun robot
Tempat kartu untuk menyalakan kelistrikan yang dipermanis dengan kartun robot

Nah disebelahnya langsung pintu ke kamar mandi. Tapi begitu melihat ke kamar mandi agak drop sich, secara kamar mandinya polos banget, ndak ada sentuhan mural. Perlengkapan mandi sich komplit sesuai dengan standar hotel biasanya.

Kamar mandi yang minimalis
Kamar mandi yang minimalis
Kamar mandi tanpa sentuhan seniman lokal
Kamar mandi tanpa sentuhan seniman lokal

Didepan pintu kamar mandi ada tempat kita bisa menaruh koper dan gantungan yang bisa dipake buat ngegantung pakaian kita serta safe deposit box buat kita nyimpan barang berharga. Simpan hatiku disana ah biar aman dari incaran para tante-tante manis. Selain itu ada juga alat coffee maker dari salah satu produsen di Indonesia. Tinggal masukin tablet kopinyanya, taruh cangkir dibawahnya, jadi dech kopi hangat instan yang siap menemani kita beristirahat.

Maju ke arah tempat tidur disebelah kanan ada televisi dengan meja, yang menarik adalah tiang lampu yang tembus meja sampai kelantai. Selain itu tempat duduknya pun miring, tapi jangan khawatir kita bakalan duduk miring, alas duduk kita tetap datar. Kaki-kaki kursinya saja yang miring. Didinding diatas meja tertempel televisi dengan siaran TV berbayar yang siap kita nikmati. Disebelah meja juga terdapat jendela, jadi sambil bekerja di laptop bisa sambil memandang dunia perkotaan ibu kota Jakarta. Jangan bingung soal colokan ya, disebelah lampu meja, terdapat tutup yang begitu dibuka menampakkan banyak colokan. Jadi Laptop bisa di charge begitu juga gadget-gadget lainnya yang haus akan asupan daya. Seperti aku yang haus jalan-jalan ke hatimu

Putu Eka Jalan Jalan sedang duduk di kamar Artotel Thamrin Jakarta
Putu Eka Jalan Jalan sedang duduk di kamar Artotel Thamrin Jakarta
Putu Eka Jalan Jalan berdiri di dekat jendela
Putu Eka Jalan Jalan berdiri di dekat jendela
Kursi unik dari Artotel yang berdiri miring
Kursi unik dari Artotel yang berdiri miring
Handphone Putu Eka Jalan Jalan berada diatas meja
Handphone Putu Eka Jalan Jalan berada diatas meja
Bekerja menggunakan laptop diatas meja sambil memandang keluar jendela
Bekerja menggunakan laptop diatas meja sambil memandang keluar jendela

Setiap lantai Artotel Thamrin Jakarta dilukis oleh artis yang berbeda sehingga membuat tiap lantai itu mempunyai ciri khas yang berbeda. Jadi pengen menginap di setiap lantai jadinya. Ada yang mau nemenin nggak ya?

Berpaling ke arah tempat tidur kita akan melihat mural yang mempercantik kamar di lantai dua ini. Kamar-kamar lantai 2 ini dilukis oleh Yhka Amelz yang mencurahkan rasa kegembiraan, bubbly dan rasa yang elegan ke dalam karya-karyanya.  Tidak heran di kamar ini Yhka Amelz melukis perempuan dengan satu penutup mata mengenakan pakaian dengan perpaduan warna putih, hitam, kuning serta biru. Didekat lampu kamar juga terdapat lukisan burung yang sedang terbang

Putu Eka Jalan Jalan sedang duduk di sofa disebelah tempat tidur
Putu Eka Jalan Jalan sedang duduk di sofa disebelah tempat tidur
Duduk bersandar diatas tempat tidur Artotel
Duduk bersandar diatas tempat tidur Artotel

Untuk lantai 4 dilukis oleh Oky Rey Montha yang terinspirasi oleh manga Jepang One Piece. Karyanya yang bertemakan bajak laut memenuhi lantai dan kamar di lantai 4.

Lantai 5 dilukis oleh artis dari Yogyakarta Wisnu Auri yang membawa tema hal-hal yang pengunjung temui di dalam kamar seperti kedamaian, harmony serta kegembiraan

Sedangkan untuk lantai 6 dan ROCA dilukis oleh Eddie Hara dengan style kartunnya

Sedangkan untuk bangunan bagian luar dilukis oleh Darbotz dimana untuk pertama kalinya karyanya dilukis dimana canvasnya merupakan seluruh bangunan bagian luar.

Sedangkan untuk dinding BART (Bar at The Rooftop) dimeriahkan oleh Ryan Tandya dengan keindahan dari gaya hidup.

Walaupun kamarnya Artotel Thamrin Jakarta memanjakan mata kita dengan mural di dinding, yang terpenting tetep tempat tidurnya harus nyaman kan. Dan tempat tidurnya nyaman bener. Meluk banget tempat tidurnya sampai malas untuk bangun. Kalau lagi liburan bisa lah terus-terusan dipeluk sama kasurnya. Hahahhaha… Ah tapi lebih nikmat dipeluk sama kamu

Melepas sandal sebelum melompat ke kasur
Melepas sandal sebelum melompat ke kasur
Duduk di tempat tidur sambil menunggu kantuk menyerang
Duduk di tempat tidur sambil menunggu kantuk menyerang
Kantuk menyerang dan Putu Eka Jalan Jalan terkapar kalah
Kantuk menyerang dan Putu Eka Jalan Jalan terkapar kalah
Tidak terasa saking nyenyaknya tidur, selimut sampai tersingkap
Tidak terasa saking nyenyaknya tidur, selimut sampai tersingkap
Terbangun dari dekapan mesra sang kasur
Terbangun dari dekapan mesra sang kasur
Meregangkan otot-otot sehabis mimpi indah di Artotel Thamrin Jakarta
Meregangkan otot-otot sehabis mimpi indah di Artotel Thamrin Jakarta

Tidak terasa sudah pagi dan cacing di perut sudah melakukan demo meminta diisi makanan lezat. Cuci muka dan sikat gigi langsung meluncur ke ROCA, restoran 24 jam nya Artotel Thamrin Jakarta buat isi perut. Biar menambah lapar, bisa juga kita gunain tangga melingkar yang ada diujung koridor buat gerak badan sedikit biar otot-otot meregang. Jadi pintu keluar ke tangga ini bisa dibuka dari dalam, tapi begitu dibuka dari arah tangga menuju ke area kamar tidak bisa dibuka. Jadi tetep aman dari akses orang-orang yang tidak berkepentingan.

Duduk manis di tangga melingkar Artotel
Duduk manis di tangga melingkar Artotel
Aku siap menangkap hatimu yang penuh dengan cinta
Aku siap menangkap hatimu yang penuh dengan cinta
Melihat senyum manismu dari bawah tangga melingkar Artotel Thamrin Jakarta
Melihat senyum manismu dari bawah tangga melingkar Artotel Thamrin Jakarta

Makanan sudah berjejer di ROCA siap kita santap. Makanannya enak tapi nggak ada yang special sich, standart seperti hotel-hotel lainnya. Setelah mengambil beberapa makanan, kami memilih untuk bersantap di area merokok sambil melihat mural di area merokok yang  merupakan tribute kepada para perokok.

Smoking area Artotel yang berbentuk memanjang
Smoking area Artotel yang berbentuk memanjang
Area merokok dengan kipas angina dan langit-langit kaca
Area merokok dengan kipas angina dan langit-langit kaca
Mural tribute ke area merokok
Mural tribute ke area merokok

Habis sarapan bisa lah dilanjutkan bersantai di rooftop bar nya Artotel Thamrin Jakarta yang bernama BART. Sekedar untuk mengendurkan ikat pinggang yang sudah tertarik karena kenyang sarapan. Ah tapi sayang, BART nya belum jam operasinya. Jadilah gigit jari dan memilih untuk balik ke kamar saja untuk bermimpi indah. Sampai berjumpa lagi di “mimpi indah” selanjutnya….

BART yang masih tutup, hanya sign neon yang menyala
BART yang masih tutup, hanya sign neon yang menyala

141 comments

  1. Vika says:

    Demi apa ni hotel keren banget cius kak putu.. kayanya designer nya hebat banget.. baru kali ini ada design hotel anti maisntream kaya gini.. jadi pengen nginep iii

  2. Wuaaduuh, tampilan hotel ini kok …, instagramable banget gitu, yaaa …., , ketje banget.
    Pasti deh hotel Artotel Thamrin ini jadi incaran nginep kaum muda, ya keren2 banget artnya gitu 🙂

    Foto di tangga keren banget, bli.
    Terus .., foto yang lagi bobo hensem untung kainnya ngga kesingkap sampai atas wwwkkk ..

    • Setuju mas Hino, foto ditangga super keren

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Betul ketje banget kak, tingkat kegantengannya naik satu level kalau photo disini.
      Jangaaaannnnnn sampe kesingkap kainnya kak, nanti banyak yang pingsan. hahahahha

      • Hahahahahaha …
        Betul juga, yaaak …, kalo banyak yang pingsan, hadeuuuh …, repot banguninnya.

        Sependapat, nih .. foto-foto di spot manapun di hotel satu ini kegantengan naik saru level 🙂

        O, iya ada saran sedikit : sebaiknya halaman blog segera diganti bukan G+ lagi, tapi ke profil pengguna Blogger, bli.

        • Putu Eka Jalan Jalan says:

          Mending pingsannya karena tersepona kak, ini pingsannya karena mual-mual kak. Hahhahaha…

          Terima kasih untuk sarannya kak, segera dirubah profilnya nich. Btw, setwlah g+ wafat, mau pada pindah kemana kak?

          • Bhuahahha ..
            Mual apa muaaal, hayoooo 😅

            Kok istilahnya wafat ? … wwwkkkkwkk …
            Kayaknya sih pindah ke …, ehm# … ke tetangga sebelah.
            Ke Artotel Thamrin, buat ngadem disana xixixi 😁

        • Putu Eka Jalan Jalan says:

          Mual kaka…..mual kan bikin muntah…xixixixix…
          Yahhhhh malah ngadem kakanya, seriua nanya lho ini

          • Nah, tadi profil pengguna blognya bli kulihat udah diubah jadi setting profil pengguna Blogger, kok.

            Bagus, bli.
            Soalnya kalau ngga keburu diubah settingnya, takut kena giliran akun G+ dinonaktifkan dan artikel yang sudah ada ikut ngilang semua.

        • Putu Eka Jalan Jalan says:

          Nasehatnya kaka sudah pasti diikutin donk
          Masa nasehatnya blogger senior nggak diikutin. Terima kasih lho kak

        • Putu Eka Jalan Jalan says:

          Issshhhhhhh nggak ngaku gitu kalo blogger senior dech kaka ini. Ajarin donk kaka

  3. Keren sekali interior hotelnya bli, banyak lukisannya asalkan jangan milih kamar yg lukisannya serem2 nanti bisa kena serangan jantung hehehe

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Setahuku lukisannya ndak ada yang serem kok kak, tjakep-tjakep malahan lukisannya. bikin pengen balik lagi ke hotel ini

  4. Nur Rochma says:

    Gambar robotnya lucu. Hotelnya instagramable, stok foto banyakin aja. Tangganya cakep, lumayan tuh naik turun tangga kayak olah raga.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Kalau stock photo ndak usah ditanya kaka, sampe memory habis. Hahahah
      Jangan naik turun tangga kaka, tangganya licin, nanti kepleset kehatiku 😁😁😁😁

  5. Budi says:

    Menakjubkan, pasti hotel yang mewah tuh, dari desain ruang2 nya keren banget, itu yang tiduran putueka ya?

  6. dita says:

    artistik banget ya, hotelnya.
    tapi lukisan yang di dalem kamar itu kok lama-lama horror juga… hihihi

  7. Wah keren banget, sumpah!
    Aku suka sama konsep-konsepnya yang kece banget deh…

    kapan2, bisa kali aku kesana berburu inspirasi.

  8. Yani says:

    Wah konsep hotelnya keren ya, kreatif dan artistik banget apalagi bagian tangganya seperti di pilem pilem 🙂

  9. Buat bulan madu cocok wkakakk, tempatnya nyaman terus seni – seni dan desain hotelnya pun enak dipandang

  10. Viral says:

    waw keren banget, karya seni mural yang sering diabaikan banyak orang justru di hotel ini jadi daya tarik tersendiri yahh, saya yakin banyak yg betah nginep di hotel ini

  11. Mang Lembu says:

    wuidih…mewah dan bisa bikin mamang melongo berjam-jam kalau dikasih kesempatan tidur dan nginep di artotel kayanya malah bakalan ngga bisa tidur saking mulutku nggak bisa mingkem gegara kagum tujuh turunan….mintip deh

  12. duh artotel emang bagus-bagus desainnya (yang di jogja pernah liat soalnya), cocok banget buat anak instagram wkwk.. kalau saya kesini mah udah auto bawa baju berkoper-koper buat hunting foto wkwk

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Anak instagram sudah pasti nggak tidur tidur kalau sudah menginap disini ya kak, tiap sudut dijadiin tempat buat photo

  13. Indah dan megah sekali hotelnya. Jadi ingin menginap disana, aduh kasihan itu securitynya tidak diphoto, Saya kan juga security.

  14. Ikrom says:

    waaa eksotik banget apalagi yang melingkar2 itu
    aku bakal betah dan gamau pulang
    nanti pas kompasianival coba ah..

  15. lunarv2 says:

    Widih luarnya penuh doddle art, dalemnya tapi lebih ke modern. Keren.. keren.. !

  16. Dyah says:

    Artotel tempatnya strategis banget, karena dekat Sarinah. Dulu kantor saya pernah kerja sama dengan hotel ini. Pegawai yang ditaruh di sini suka, karena gampang kalau mau ke Grand Indonesia dan bisa belanja barang bermerk. Tapi terus kita pindah rekanan sih, jadi sudah tidak pernah main ke sini lagi.

  17. Bang Day says:

    Ada juga hotel yang fancy kayak gini.. keren nih.

  18. anies says:

    saya suka konsep hotel sebegini sebab lain daripada yang lain. bukan seperti berada dalam bilik snediri 😉

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Betul itu, dibikin lain daripada yang lain. Selain mempunyai ciri khas, juga membuat konsumen lebih mudah mengingat

  19. mrhanafi says:

    cantik la hotel ini….

    boleh letak dalam wish list sekiranya ada kesempatan untuk ke sini

  20. Tia says:

    Keren bgt hotelnya kak.. unik, artistik banget ya. Boleh juga ni kapan2 staycation disini. Lumayan bisa foto2, Instagramable bgt si tmpt nya

  21. Tanza Erlambang says:

    keren…suasana, design, mural…
    foto fotonya bagus semua…mantap

  22. Falkhi says:

    Saya jadi malas baca tulisannya gara-gara lihat fotonya. Hihi..
    Fotonya keren, tambah art hotelnya yang oke punya. Tapi, gambar cewek nya kok jadi takut ya…

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Duh jangan males donk kak baca tulisannya.
      Terima kasih lho photonya dibilang keren.
      Ini kok pada bilang lukisan ceweknya serem ya?

  23. kereeen ya hotelnya mas

    tapi sekaligus agak seram buat aku yang oenakut huhuhu.tapi liat kebersihan, kemewahan sama art nya..sumpah ni hotel kereeen. deket gondangdia yakok gak pernah tau ya hehehe..#gakgauldehaku

  24. kereeen mas hotelnyaaa

    tapi agak serem dikit ya pas ada gambar cewek tu ya..hehehe.tetapi secara umum mewah dan megah euy hotelnya

  25. Zai Z says:

    Pertama kali berkunjung di blog ini, dan langsung salfok sama pnampilan bli yang suka pakai topi jerami. Apa iya bli ini adalah Kapten Luffy One Piece versi realnya? hehe…

    Btw, tulisan sama jepretennya bagus banget nih, bli. Bikin iri aja.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Eaaaaa ketemu fansnya One Piece juga ternuata disini. Nggak lah kaka, saya bukan bajak laut, cuka bajak hati saja 😁😁😁😁

      Terima kasih untuk apresiasinya ya kaka

  26. Ridsal says:

    Eh tiap lantainya berbeda-beda pelukisnya, jadi bisa tahu ni gaya melukisnya, hehe..

  27. Aul Howler says:

    Berseni banget nih hoteeeelllll

    Maybe kalo tidur di sini telanjang dada selimutan doang kita berasa kayak model lukisan klasik eropa gitu ya

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Kalau model klasik lukisan eropa rambutnya harus digulung gitu kak, ayo kita gulungin kak pake buldoser, hihihihih

  28. Wuiiiiih Artotel Thamrin ini eksklusif, modern pokoknya kekinian banget ya. Selera eksekutif tapi juga bisa masuk ke anak2 muda yang demen bergaya. Seperti Mas Putu ini loh, gegayaan foto2nya bak model majalah hihihi. Tamu hotel serasa dimanja di dalamnya ya. Btw kalo bukan tamu bisa makan all u can eat ga ya di restonya? 😁

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Boleh donk sedikit gegayaan kak, biar ikut gaul juga. Heheheheh…
      Biasanya kalau bukan tamu hotel bisa aja untuk breakfast disana

      • Boleh dong dibisikin bayr berapaan buat sarapan atau makan siang buat yang bukan tamu? Biasanya mamah2 arisan demen cari yang all you can eat. Ada ga ya? Mamah2 pintar dan hemat kan demen makan 😀

  29. wisnutri says:

    Dari luar aja udah terlihat “beda” banget sama kebanyakan hotel lainnya. Mencolok karena mural yang ada disemua bagian dinding hotel.

    Saya malah tertarik sama logo dari Artotel. Jadi tau kenapa nama dan konsep hotelnya bisa artsy seperti ini. Art + hotel–> terus huruf “t” nya itu diganti jadi tanda plus (+) yang sekaligus bisa mewakili huruf “t” di tengah-tengah antara kata Art dan tel (hotel). Keren!

    *Itu analisis asal-asalan aja. Tapi semoga ada benernya juga, sih XD

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Nah kurang tau kalau logo itu kak, semoga dari management artotel bisa lihat pertanyaan ini dan bisa langsung menjawabnya

  30. Tuteh says:

    Foto-fotonya itu bikin ngiler, apalagi pas duduk di tangga ulir (difoto dari atas), sungguh membikin hati iri dan dengki ;P

  31. Bocah UDIK says:

    Kog lihat hotelnya ini sangat keren banget ya… Demi apa gua ingin photo di bawah tangga melingkar tersebut. Hahahaha

  32. siip deh…
    beautiful views

  33. asnaji says:

    interiornya Mantap, …..
    Dengan desain interior semegah itu siapa sih yang nggak kesemsem pengen nginepin Artotel Thamrin,

    Heeem….semoga Mas Admin makin nyenyak tidurnya di Artotel Thamrin ya….selamat bobok…
    guisss kalau poto tidur jangan kakinya doang

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Nyenyak banget tidurnya kaka, sampe ndak pengen tidur dirumah, pengennya tidur dihotel terus. hahahha.
      Kakinya kurang sexy ya kak? hahahhaa

  34. Bagian depan hotelnya itu loh… kueren parah! Instagrammable bingitz gitu kalo kata milenial. HAHA

  35. Betul sekali mas eka banyak yang berubah pada Artotel Thamrin Jakarta ….Meski tidak jauh dari tempat saya Tetapi saya baru sekali kesana dan tidak sekeren seperti sekarang ini..😄😄

  36. Zunif says:

    Wah unik banget ya kak tempat nya, jadi penasaran gimana rasanya ane tinggal disana, kayaknya ane bakalan betah 😉

  37. sabda awal says:

    wahhh beneran keren dengan gambar eh muralnya, bahkan berfoto di kamar saja pun bisa menghasilkan foto yang keren…. unik dan keren, secara bukan hotel kalau di bagian depan hotel

  38. Waaahhhh, mirip dengan artotel Surabaya ya.
    Pengen ih nginap di sini, yang di Surabaya sering diskon juga nih, mau ah sesekali staycation di situ.

    Btw, salah satu ciri khas sang empunya blog ini, sukanya warna merah ya?
    Keren banget, fotonya anti mainstream banget.
    Rasanya menyatu dengan art yang ada di artotel 😀

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Iya kak mirip sama yang di Surabaya.
      Yuk ah kak kita staycation yang di Surabaya.

      Ciri khas ngasal aja sebenarnya kak…heheheheheh

      • Ciri khas ngasal tapi konsisten hahaha.
        Jadinya familier banget 😀

        Gara-gara postingan ini saya jadi sering intip ratenya Artotel Surabaya, dan akibatnya saya dicolek mulu ama promosi diskon ratenya, kayaknya mau deh staycation di Artotel, kece banget buat foto-foto hahahaha

        • Putu Eka Jalan Jalan says:

          Jonsisten karena ndak punya pakaian lain kak, makanya selalu konsisten. wekekekek #malu

          Colek balik donk kak promonya, biar ngehitz diantara blogger staycation

  39. Hotelnya nyaman dan indah sekaki, dijamin betah kalau menginap disana.

  40. Aul Howler says:

    Buldozer?
    Hahahahhaah aitu rambut apa tanah perumahan kak :)))))

  41. zunif says:

    luar biasa ya artotel ini, tempatnya indah dan rapi, pasti betah kalau singgah disana ya kak 😉

  42. konsep gambarnya itu loh bli lain dari pada yang lain

  43. Khanif says:

    keren banget bang hotelnya, kalo ada yang nginep disini pasti betah gak mau pulang, alhasil duit abis 😀

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Ah masa bisa habis duitnya kak?
      Dikantong mungkin habis, tapi direkening masih banyak kaaannnnn….

  44. zunif says:

    wah makin ramai aja nih gan komentar nya, saya ikut nimbrung ya, semoga aja berkenan untuk kepoin artotel thamrin jakarta :mrgreen:

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Monggo lho ikut nimbrung kak, silahkan dikepoin sampai puas
      Kalau kurang puas uang kembali #eh #lho

  45. Kang Nata says:

    woww..kerennya kalau banyak lukisannya di dinding hotel, jadi ngak perlu repot ke galleri lukisan lagi kalau ingin liat lukisan.

  46. Hebat sekali apalagi klo misal kita bebas coret coret, tahun depan datang lagi deh mau lihat karya masalalu kita ya….

  47. Bahaya, itu kamarnya apik pisan mas. Tempat kerjanya kayaknya juga nyaman banget. Jadi pengen heheheh. Btw foto-fotoan mas bagus sekali

  48. Mantep mural ekterior dan interiornya kak..
    Bikin suntuk hilang, ditambah fasilitas dalam kamar hotelnya juga ndak kalah kerennya..

    Btw lebih murah pesen onlen apa offline ya kak?

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Harusnya pesan offline lebih murah dimana mana kak, tapi cek cek aja, siapa tau ada yang lagi promo jadi lauh lebih murah

  49. Jaey Zone says:

    Wow unik jarang2 ada hotel penuh anu begitu.. btw lift nya kok ga dihiasi bgitu juga.. ane suka lihat tangganya melingkar 👍😆

  50. Hotelnya artistik gila wkwk
    Asli sih, oke banget buat hunting2 foto bagus, lumayan buat stok feed instagram deh kalau aku haha

  51. Wah ternyata instagramable banget ya tempatnya, kalau aku nginep semalem aja disitu, kamera bisa full itu ahhahaa

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Siapin memory yang banyak kak, bila perlu bawa laptop dengan harddisk yang besar. Jadi begitu penuh lanhsung transfer, dikosongin memorynya lanjut photo lagi. Hahahah

  52. Hotelnya asli keren banget. Suka sama konsepnya. Wah… Jadi pengen tahu profil konseptornya.
    Suka sama lukisan2 dan penataan+warna interiornya.
    Bikin rajin foto di mana saja kayak Kakak Putu Eka Jalan-jalan.

    Btw, aku terpesona sama caption foto-fotonya yang lucu. Apalagi foto-fotonya memuaskan, banyak banget. Kayak di kasur contohnya, harus difotoin proses tidur & bangun tidurnya ya?

    Harga per kamarnya kisaran berapa sih? Ngiler pengen.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Konseptornya ada di web resminya Artotel kak, bisa dicek disana.
      Dijamin memory kamera penuh kak kalo sudah menginap disini.
      Harus donk diphotoin proses bangun tidurnya, walopun agak ileran dikit kak.
      Nah untuk harganya bisa dicek di online travel agent ataupun travel agen terdekat kak

  53. Bikin betah sih klo aku liat dr foto2nya,
    pengaruh mural ar juga bisa menenangkan pemikiran yg lagi ruwet
    bagus nih konsepnya nih hotel

  54. Mei says:

    keren ey desainnya, belum sempat nyobain hotel ini. Yogya ada, tapi ga tahu sama semua ga ya Mas desainnya, atau itu cuman untuk di Tamrin saja?

  55. Wahhhh hotelnya keren yaaa, seninya banyakkk

  56. Wah Artotel Thamrin Jakarta ini keren banget interiornya ada lukisannya.
    Jadi pingin nyoba nginap kalau ke Jakara
    Foto yang di tangga itu keren banget meliuk liuk badannya eh.. tangganya.. 🙂

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Dicoba kak kalau lagi ke Jakarta, tidak seperti hotel kebanyakan.
      Aduh patah donk badanku kalau meliuk-liuk kak. hahahah

  57. ainun says:

    artotel punya ciri khas, muralnya juga bagus2, artistik gitu
    desain tiap hotel berbeda antara kota satu sama lainnya, wish list buat nginep di jaringan artotel nih

  58. Tangganya unik, mirip rumah keong

What do you think?

Name required

Website