facebook icon instagram icon

Betutu Latu Ayam Merah Seempuk Kue Lapis Legit

Betutu Latu Ayam Merah seempuk kue Lapis Legit Begitu masuk mulut langsung makyuuus meleleh bikin nagih. Kalau Ayam Merahnya gak disebut, kita tidak pernah tau kalau Betutu Latu ini dari Ayam Merah yang pengolahan harus lebih extra, karena kalau kurang tepat, bisa-bisa jadi serasa makan kawat. Tapi Betutu Latu Ayam Merah ini, berani acung 10 jempol buat empuk rasa dan harga dengan pemandangan yang luar biasa serta pelayan-pelayan yang ramah dan  manis mengoda #ehh (maklum naluri buaya konyol)

Satu porsi Betutu Latu Ayam Merah
Satu porsi Betutu Latu Ayam Merah

Berlokasi di Jalan Pendet Aseman, Abiansemal, Kabupaten Badung, tentunya tidak terlalu jauh kita jangkau apabila kita menginap di daerah Kuta atau Legian, bisa juga saat kita berwisata ke ubud bisa mengisi perut yang sudah keroncongan disini.

Nah pasti bertanya-tanya kan, Betutu itu masakan Bali apa lagi itu? Pasti bertanya-tanya dalam hati, sambil ngiler juga kan? Coba dilap dulu air liurnya yang sudah netes duluan, hahahah

Kalau dari sisi pandang orang Bali, kata Betutu berasal dari dua kata yaitu kata ‘be’ dan ‘tutu’. Dimana kata ‘be’ berarti daging, dimana untuk betutu kebanyakan memakai daging ayam kampung, sedangkan ‘tutu’  dari kata ‘tunu’ artinya dipanggang dalam bara api, biasanya menggunakan bara sekam. Sebelum dipanggang, ayam akan dibalur dengan ‘base genep’ sampai kedalam-dalam ayamnya. Dan ini matangnya lambat banget alias lama.

‘Base genep’ ala Bali yang kalau diIndonesiakan menjadi bumbu lengkap adalah bumbu dan rempah berupa campuran bawang merah, kencur, kemiri, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, laos, daun limau, daun salam, cabai rawit hingga serai.

Berhubung lama masaknya, makin kesini alias jaman now cara masak betutu jaman now beralih ke cara ‘nyat-nyat’. Nah ‘nyat-nyat’ itu apalagi istilahnya? ‘Nyat-nyat’ itu memasak masakan yang ada campuran airnya dengan ‘base genep’ seperti berkuah, lalu dimasak sampai air atau kuahnya sampai habis atau tersisa sedikit banget kuahnya.

Kalau disimpulkan pada jaman now, Betutu itu adalah masakan dari daging ayam utuh dengan campuran bumbu lengkap di kuahnya yang dimasak dengan cara direbus sampai kuahnya cuma tersisa sedikit sekali. Sehingga menyebabkan bumbu lengkap ala Bali merasuk ke dalam daging ayamnya.

Krucukkkk…. Duh perutnya sudah berbunyi, tanda cacing dalam perut sudah meronta-ronta minta dikasi makan. Padahal rencananya setelah keluar dari hotel di daerah Umalas, Putu Eka Jalan Jalan maunya langsung basah-basahan di air terjun Campuhan Antapan atau Air Terjun Pucak Manik, ya akhirnya mengalah untuk makan demi para cacing yang sudah demo duluan.

Berlokasi di Abiansemal, Betutu Latu Ayam Merah cukup mudah dicari, tidak seperti para jomblo yang mencari jodoh yang super sulit #ups. Di dindingnya terpampang gede ayam dengan warna merah disertai tulisan Betutu Latu Ayam Merah. Tempat parkir berada didepan, cukup akomodatif untuk sepeda motor, tetapi untuk mobil tidak bisa terlalu banyak untuk menampung karena berada di pinggir jalan.

Bagian depan Betutu Latu dengan parkir sepeda motor
Bagian depan Betutu Latu dengan parkir sepeda motor

Sebelum masuk, dimasa pandemic Covid-19, jangan lupakan protokol kesehatan, mari kita cuci tangan dulu di wastafel yang sudah disediakan, jangan lupa cuci tangannya pakai sabu ya, biar virusnya tidak menempel di tangan kita.

Wastafel sudah disiapkan dalam rangka protokol kesehatan
Wastafel sudah disiapkan dalam rangka protokol kesehatan

Ketika masuk kita akan disambut oleh kaca etalase tempat menyimpan betutu yang berisi masakan ayam betutu. Disana kita bisa memesan Betutu Latu Ayam Merah satu porsi ataupun satu ayam utuh, untuk dimakan disana ataupun dibawa pulang. Bawa aku pulang donkkkk….#eh

Etalase dari kaca tempat menyimpan masakan
Etalase dari kaca tempat menyimpan masakan

Eh kok ndak ada kelihatan meja dan kursi buat kita bersantap dan bergosip ria? Siapa doyan gosip coba ngacung??? Tenang, tempat makannya berada dibelakang, jadi kita melewati koridor disamping etalase, dan taraaaaaaa…. Tempat makannya luas dengan tiang-tiang bangunan dari bambu serta beratap ilalang. Pemandangan mahal pun bisa kita lihat, yaitu pemandangan sawah dan yang pasti bikin betah untuk bersantap sambil bersantai. Tempat duduknya ada yang sofa ada yang memakai kursi biasa. Tapi Putu Eka Jalan Jalan tidak peduli soal sofa ataupun kursi biasa, karena kami memilih tempat duduk paling dekat dengan sawah biar pemandangan tidak terganggu pengunjung yang lain. Hahahahha. Kalau di beach club biasanya disebut tempat duduk VIP atau tempat duduk yang ada minimum pembelian.

Area makan dengan sofa dan meja
Area makan dengan sofa dan meja
Bangunan yang terbuat dari bambu dan atap ilalang
Bangunan yang terbuat dari bambu dan atap ilalang
Pemandangan sawah dari area makan
Pemandangan sawah dari area makan
Meja dan kursi di area makan
Meja dan kursi di area makan
Pemandangan dari area makan
Pemandangan dari area makan

Sambil menunggu Betutu Latu Ayam Merahnya dihidangkan, coba kita bedah nama Betutu Latu Ayam Merah. Duhhhhh bedah dadaku cintaaa…. Hahahaha. Betutu sudah tau kan, sudah kita gosipin diawal. Kalau ‘Latu” adalah nama daerah tempat Betutu Latu Ayam Merah berada. Sedangkan ‘Ayam Merah’ merupakan tipe ayam yang dipakai.

Ayam Merah? Memangnya ada ayam yang berwarna merah? Setahu Putu Eka Jalan Jalan, ayam itu tidak ada yang berwarna merah dagingnya, bulunya baru berwarna merah. Ternyata ‘Ayam Merah’ yang dimaksud adalah ayam petelur yang sudah tidak produktif lagi bertelur. Biasanya Ayam Merah itu keras ketika dimasak, mari kita lihat apakah Betutu Latu Ayam Merah ini dagingnya keras.

Pembahasan soal Ayam Merah selesai, makanan pun datang, terdiri dari satu porsi ayam betutu yang terdiri dari nasi putih, Betutu Ayam Merah, telur bumbu, kacang tanah goring, sayur daun singkong, sayur kecambah, seiris timun serta kulit ayam goreng, ditambah kuah ayam dilengkapi sambal mentah sama sambal hijau. Tidak lupa es jeruk kesukaan melengkapi menu Betutu Latu Ayam Merah.

Satu porsi Betutu Latu dengan pemandangan sawah
Satu porsi Betutu Latu dengan pemandangan sawah
Satu porsi yang menggoda selera
Satu porsi yang menggoda selera
Sambal matah, sambal hijau serta kuah ayam
Sambal matah, sambal hijau serta kuah ayam

Aroma Betutunya langsung menggoda selera, satu gigitan pertama betutu bikin heboh, iya heboh karena empukkkk…padahal kita tahu kalau Ayam Merah ketika dimasak biasanya keras dan alot. Ini dagingnya empuk, bumbunya meresap sampai kedalam. Sayur daun singkongnya pun berasa banget bumbu dari Betutu-nya, sedangkan sayur kecambahnya masih berasa kriuk-kriuk renyahnya. Yang paling kriuk tentunya kulit ayam gorengnyaaaaaa…. Pasti kita akan makan terakhir seperti kita makan kulit ayamnya KFC.. Kuah ayamnya juga menyegarkan dengan bumbunya terasa ringan. Sambal mentahnya Bali banget, seger, crunchy cocok dimakan dengan Betutunya. Untuk sambal hijaunya tidak terlalu pedes. Sambil makan sambil menikmati hamparan persawahan yang sedang menguning selain mengenyangkan perut juga memberi nutrisi ke jiwa yang sudah cukup stress di kantor terhimpit kerjaan.

Ada satu hal yang terfikirkan oleh Putu Eka Jalan Jalan, pengennya sich makan lesehan diatas karpet mahal di dunia alias rerumputan hijau empuk sebelum area persawahan. Berasa piknik dimana gitu jadinya. Jadinya sesi makan mewah, alias mepet sawah. Hahahahah….

Makan Betutu Latu Ayam Merah di atas rumput yang diidamkan oleh Putu Eka Jalan Jalan
Makan Betutu Latu Ayam Merah di atas rumput yang diidamkan oleh Putu Eka Jalan Jalan
Betutu Latu Ayam Merah yang empuk
Betutu Latu Ayam Merah yang empuk

Selain rasa Betutu Latu Ayam Merah yang acung jempol, pengen sich dari pihak pengelola bisa membuat menu ringan selain menu berat Betutu seperti jajanan atau cemila-cemilan ringan yang bisa kita order sebelum makan Betutu ataupun setelah makan Betutu tapi masih ingin bersantai sambil menikmati hamparan sawah yang aduhai. Padahal bersantai lebih lama ingin menikmati wajah manismu bidadari. Eh mana bisa Bidadari turun di persawahan. Hahahaha

Ah perut sudah kenyang, cacing diperut sudah dikasi jatah, lanjut yuk jalan-jalannya ke tempat selanjutnya biar bisa cuci mata dan cuci mulut. #eh siapa yang bayar kok pada lari ke mobil aja? Nggak usah pada kabur juga keleusss…Buat semua makanan yang nikmat dengan view yang indah itu, nggak bikin kantong bolong kok, hanya 15ribu/porsi. Tapi kalau bayarin orang sekampung ya bolong juga sich

Bagi yang penasaran dengan Betutu Latu Ayam Merah bisa juga kepoin Instagramnya @betutu_latu. Serta bisa memesan langsung nomor telepon +62 82 145 507 258. Bingung cari lokasinya? Tenang saja, bisa dicek dibawah ini ya

6 comments

  1. Mang Lembu says:

    mulai sekarang mau ngjadiin betutu makanan paporit ah, soalnya legitnya mirip kue lapis legit

  2. Khanif says:

    wih enak sekali sepertinya ya :D, selain itu tempatnya juga nyaman dan pas banget di deket persawahan, suasana makan jadi tambah enak 😀

  3. ainun says:

    okee catet, aku pengen cobain juga. Gak bisa ke Bali dalam waktu dekat, jadi cuman membayangkan dulu aja hehe
    aku baru denger istilah ayam merah nih, di Jawa nggak ada soalnya
    makan betutu plus es jeruk sambil ngeliat sawah menguning ,alamakkkkk

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Jangan cuma dicatet aja kak, jangan lupa untuk dicicipi lho. Pemandangannya sudah ala-ala cafe di ubud kaannn….

What do you think?

Name required

Website