facebook icon instagram icon

Padang Ilalang Kerambitan Selembut Kapas dari Pulau Dewata

Lautan Padang Ilalang Kerambitan yang sedang berbunga membawa sensasi kita berdiri di atas lautan kapas dengan hembusan angin sepoi-sepoi membawa aroma pesisir laut Pulau Dewata. Berlokasi di Kecamatan Kerambitan , Kabupaten Tabanan yang terkenal juga sebagai lumbung berasnya Bali.

Lautan Padang Ilalang dengan Putu Eka Jalan Jalan ditengahnya
Lautan Padang Ilalang dengan Putu Eka Jalan Jalan ditengahnya
Putu Eka Jalan Jalan memegang bunga Ilalang yang berwarna putih
Putu Eka Jalan Jalan memegang bunga Ilalang yang berwarna putih

adang ilalang yang sedang berbunga putih biasanya kita temukan ketika musim kemarau., Ilalang atau lalang atau disebut juga Alang-alang (Imperata cylindrica Raeusch.) ialah sejenis rumput-rumputan berdaun tajam dan lancip, yang kerap menjadi momok bagi petani di lahan pertanian. Dalam bahasa linggis, eh maksudnya Inggris dikenal juga sebagai bladygrass, cogongrass, speargrass, silver-spike atau secara umum disebut satintail, mengacu pada malai bunganya yang berambut putih halus seperti kumpulan kapas tipis.  Bali ternyata mempunyai padang Ilalang yang masih tidak banyak orang yang tau berada di daerah Kerambitan. Selain itu  kita bisa juga sekalian jalan-jalan ke pantai di Kerambitan yang dijamin instagramable juga seperti pantai Pasut. Ngilerrrr kaaannnn??? Asyik lho buat pacaran…. #ups Pengalaman pribadi sich… wekekeke…

Putu Eka Jalan Jalan menemukan padang rumput Ilalang ini berawal dari keinginan untuk mencoba jalur trekking yang mengelilingi Desa Wisata Tista, Kerambitan, Tabanan, Bali, sekalian jogging manja untuk melatih badan agar tidak terlalu menjerit ketika diajak jalan-jalan ke air terjun.  Desa-desa di Bali yang mempunyai potensi pariwisata sedang dibenahi untuk menjadi desa wisata yang siap menyambut para wisatawan untuk liburan ke Bali. Ketika berjalan melintasi bagian utara jalur trekking, nampak jauh dimata ada hamparan keputihan seperti kapas yang bergoyang-goyang tertiup angin sepoi-sepoi ( seperti dirimu yang selalu bergoyang manja didalam pikiranku)  Tertarik dan penasaran donk (maklum orangnya agak kepo dikit),  akhirnya Putu Eka Jalan Jalan keluar dari jalur trekking dan menyusuri jalanan ditengah sawah yang sudah dibeton. Tidak terlalu suka untuk menyuri jalanan beton sich sebanarnya. Lebih suka menelusuri cantik senyummu dech.

Jalur trekking ditengah persawahan
Jalur trekking ditengah persawahan
Persawahan yang belum ditanami padi
Persawahan yang belum ditanami padi

Untuk mencapai padang Ilalang ini, kita harus melewati persawahan yang sedang ditanami kacang panjang, awas disangka Si Kancil yang mau metik kacangnya sama pak petani yaaa…. Hahahahha…. EH bukannya si Kancil suka mencuri Ketimun ya? Eits perjuangan belum berakhir, kita harus menyeberangi sungai kecil yang sedang kering menggunakan batang kayu yang dilintangkan diatas sungai kecil tersebut. Jangan lupa, segera rapalkan ilmu meringankan badan  ketika menyeberang, daripada jatuh ke dalam sungai kering ini.

Putu Eka Jalan Jalan sedang melewati kebun kacang panjang
Putu Eka Jalan Jalan sedang melewati kebun kacang panjang
Tanaman kacang panjang yang masih kecil
Tanaman kacang panjang yang masih kecil
Putu Eka Jalan Jalan sedang menyeberangi jembatan darurat dari batang kayu
Putu Eka Jalan Jalan sedang menyeberangi jembatan darurat dari batang kayu

Dari sungai kecil sudah nampak padang ilalang yang berbunga putih, seputih wajahmu nggak ya? Atau seputih wajahmu yang didempul pake bedak?  Melangkah naik ke atas bukit, terhamparlah padang ilalang yang tampak memutih seperti lautan kapas seperti di alam lain. Serba putih juga seperti berada di atas awan yang bergumpal-gumpal ( jadi keinget awan Kinton nya Son Go Ku). Diutara juga tampak Gunung Batu Karu dikejauhan yang berdiri kokoh.

Membelai bunga Ilalang yang berwarna putih
Membelai bunga Ilalang yang berwarna putih
Putu Eka Jalan Jalan memasuki padang Ilalang berwarna putih
Putu Eka Jalan Jalan memasuki padang Ilalang berwarna putih
Merasakan lembutnya bunga Ilalang
Merasakan lembutnya bunga Ilalang
Melihat pemandangan dari tengah padang Ilalang
Melihat pemandangan dari tengah padang Ilalang

Penyuka spot photo yang instagramable juga pasti menyukai padang ilalang Kerambitan ini karena spot seperti ini sangat jarang ada di Bali. Tidak kalah  lho dengan padang Ilalang yang terkenal di Bromo, di Bawen Semarang, juga Padang Ilalang di Bukit Mongkran, Karanganyar.

Putu Eka Jalan Jalan sedang memegang bunga Ilalang
Putu Eka Jalan Jalan sedang memegang bunga Ilalang
Kain merah Putu Eka Jalan Jalan tertiup angin
Kain merah Putu Eka Jalan Jalan tertiup angin
Putu Eka Jalan Jalan bermain dengan kain merah ditengah bunga Ilalang
Putu Eka Jalan Jalan bermain dengan kain merah ditengah bunga Ilalang
Kibaran kain merah ditengah bunga Ilalang
Kibaran kain merah ditengah bunga Ilalang

Buat yang mau berphoto ria jungkir balik, sebaiknya gunakan lengan panjang dan celana panjang, karena akan terasa gatal kena dedaunan ilalang yang agak-agak tajam menggatali. Halah apa itu bahasa menggatali…. Nggak mau kan habis dari sini malah garuk-garuk speanjang perjalanan pulang. Datanglah kesini sore hari biar bisa menikmati matahari terbenam diantara persawahan yang terhampar luas. Cukup romantis lah untuk menutup hari yang indah sambil garuk-garuk kaki yang gatal terkena daun Ilalang. Jangan lupa untuk tidak merusak keindahan padang ini ya teman, kasihan nanti para tukang jalan-jalan menangis tidak bisa bernarsis ria di padang Ilalang Kerambitan

Matahari terbenam dari balik bunga Ilalang
Matahari terbenam dari balik bunga Ilalang

4 comments

  1. Eni Surya says:

    Sangat menawan nan indah. Ilove it i hope take a spesial moment with our spesial one here.❤

  2. Arsanti says:

    Kereen kak..
    Sebelah mananya Puri Agung Karimbitan kak?

What do you think?

Name required

Website