facebook icon instagram icon

Pantai Tampih Sunset Terbaik Ditemani Nyiur Penyendiri

Pantai Tampih mempunyai tawaran yang tidak bisa kita tolak diantara pantai yang sudah terlalu mainstream seperti Pantai Kuta, Pantai Seminyak yaitu sunsetnya yang menggoda dan memanjakan mata dengan lambaian nyiur yang menyendiri diatas tebing. Lambaikan hatimu padaku donk… Emang cucian kering dilambai-lambaikan kak? Pantai Tampih sendiri terletak didalam wilayah Banjar Adat Batu Tampih, Kediri Tabanan. Tabanan terkenal dengan penghasil beras terbesar dibali, karena itu kalian akan dimanjakan oleh hamparan kehijauan padi ketika menuju Pantai Tampih.

Sunset di Pantai Tampih dengan siluet Putu Eka Jalan Jalan
Sunset di Pantai Tampih dengan siluet Putu Eka Jalan Jalan
Matahari sudah kembali ke peraduannya di Pantai Tampih
Matahari sudah kembali ke peraduannya di Pantai Tampih

Pencarian pantai Tampih berawal  dari kebosanan akan pantai-pantai mainstream yang itu-itu saja. Kayak ketemu orang yang itu-itu saja, loe lagi-loe lagi. Bocen kaka…. Sebelumnya kita ketemu dengan pantai anti-mainstream di Tabanan bernama Pantai Pasut

Bermodalkan bensin setangki, eh salah, sebagai warga Negara yang baik harusnya kita tidak bergantung pada bensin subsidi, jadilah kita bermodalkan pertamax setangki (sombong dikit, don’t rich people difficult lahhh) bertolaklah kita dari pantai paling mainstream di Bali yaitu pantai Kuta. Mengarah kebarat kita mencari kitab suci (emang Sun Go Kong kak? ) maksudnya mengarah ke barat menjauhi tempat mainstream.

Melewati daerah Canggu yang berkembang pesat akhir akhir ini serta mengarah ke arah wisata mainstream lainnya yaitu Tanah Lot. Kami tidak singgah disana, kami melanjutkan kebarat melalu jalan yang agak bikin kami bergoyang (tarik maaangggg….. Tepok jidat, emang konser dangdut keliling kak).

Panas Matahari lumayan ceria hari ini yang bikin kami merindukamn tetesan air syurga diantara kerongkongan kami. Eits ada warung dengan penjualnya yang cantik ( dasar buaya konyol, lihat aja yang bening) mampir ah beli susu segar. Woy fokus woy…. Susu dalam kemasan, bukan susu cap nona cantik.

Sambil menyeruput susu segar dingin, sedingin hatimu yang menolak akyu kesekian kali…. Mata tertumbuk pada sekelompok  pemuda yang ganteng-ganteng ( iyalah ganteng, lelaki semua) yang membawa  layangan besar. Iseng lah bertanya, mau diterbangkan dimana? Dengan serempak mereka menjawab Pantai Tampih kak, serasa paduan suara level nasional aja.

Ehhhhh… Pantai Tampih? Kok baru denger? Dengan semangat 45 kami Tanya, dimana itu Pantai Tampih, mereka bilang deket kok dari sini. Berhubung kami tidak tau jalan menuju kesana, kami membuntuti mereka menuju pantai.

Sepanjang jalan mata bener bener dimanjakan oleh hijaunya sawah-sawah yang menghijau. Mirip-mirip kayak mata yang menghijau ketika melihat duit lahhh… hhahahhaa…..

Jalanan pun semakin menyempit ketika mendekati pantai, cuma cukup satu mobil saja, jadi kalo papasan ya mesti gentian, daripada mobilnya berciuman mesra.

Dan sampailah kita di Pantai Tampih, seperti biasa kita akan dihentikan oleh penjaga untuk membayar retribusi, ndak mahal kok, cukup 2 ribu rupiah saja untuk motor dan 5 ribu rupiah untuk mobil. Murah meriah kannnn…..

Karcis tanda parkir untuk di pantai
Karcis tanda parkir untuk di pantai

Tempat parkirnya berada disebelah kiri jalan berupa tanah lapang berbentuk persegi tanpa ada atap sama sekali, kita bebas untuk memarkirkan kendaraan kita dimana saja di dalam area parkir. Tampak juga jukung nelayan yang diparkirkan disana. Kebayang kan ribetnya memarkirkan jukung ke darat. hahahha Ditepian area parkir yang berbatasan dengan pantai, ada warung yang dibuka oleh warga sekitar. #savewarung mari lestarikan warung-warung kecil agar tidak tergerus oleh toko-toko modern yang semakin merambah ke daerah-daerah.

Deretan motor yang sedang diparkir
Deretan motor yang sedang diparkir
Satu mobil sedang parkir dengan perahu tradisional disampingnya
Satu mobil sedang parkir dengan perahu tradisional disampingnya
Warung kecil di tepi pantai
Warung kecil di tepi pantai

Pantai tampih merupakan pantai dengan pasir hitam yang halus dengan kontur yang rata. Diselingi dengan beberapa pohon kecil dekat dengan daratan yang tidak berpasir. Kita bisa memandang dari ujung ke ujung dengan bebasnya karena kontur yang rata. Pada sore ini, tidak terlalu banyak orang yang berjalan-jalan disepanjang pantai. Cocok bagi yang menginginkan pantai yang tidak ramai pengunjung.

Pantai Tampih yang datar dengan rumput kehijauan
Pantai Tampih yang datar dengan rumput kehijauan
Pohon kecil tumbuh diantara pasir
Pohon kecil tumbuh diantara pasir

Para pemuda yang tadi kita ikutin sudah selesai mempersiapkan layangan yang mereka siap terbangkan. Dan wow layangannya ternyata gueedeeeeeee….! Ya tidak segede perut buncitku sich #nyengir Untuk memegang layangannya saja dibutuhkan 6 orang. Talipun direntangkan jauh kedepan untuk memberi ruang penarikan untuk menerbangkan. Dengan aba-aba, para penarik mulai menarik layangan, layangan mengudara dengan anggunnya ditingkahi sinar matahari dari samping. Muka-muka ceria menengadah menyiratkan rasa bahagia karena karya mereka bisa mengudara dengan baiknya diantara birunya angkasa.  Pemuda lainnya nampak menyusul dibelakang mereka dengan membawa penyangga untuk layangannya ketika sudah mendarat nantinya. Pengennya mendarat di hatinya neng aja ah…..

Para pemuda sedang menyiapkan layangannya untuk terbang
Para pemuda sedang menyiapkan layangannya untuk terbang
Penerbangan dilakukan disebelah aliran sungai kecil
Penerbangan dilakukan disebelah aliran sungai kecil
Mulai berlari untuk menerbangkan layangan
Mulai berlari untuk menerbangkan layangan
Layangan mulai terbang mengangkasa di Pantai Tampih
Layangan mulai terbang mengangkasa di Pantai Tampih
Layangan mulai mengangkasa tinggi
Layangan mulai mengangkasa tinggi
Layangan berhasil mengangkasa di langit biru
Layangan berhasil mengangkasa di langit biru
Tampak dua pemuda membawa penyangga untuk layangan
Tampak dua pemuda membawa penyangga untuk layangan

Apabila ingin melihat Tampih secara keseluruhan, kita bisa manaiki ke gundukan yang lebih tinggi berbatasan dengan daratan. Gundukan tersebut masih berpasir tapi sudah ditumbuhi tanaman liar dan kaktus serta dilatar belakangi beberapa pohon kelapa. Pohon kelapanya ndak banyak sich, tidak seperti pohon-pohon kelapa yang di Pantai Pasut yang rapat. Dibawah beberapa pohon kelapa, nampak beberapa sapi yang digembalakan di hijaunya rerumputan. Nampak juga beberapa pehobby motor trail sedang menikmati melajukan motornya melewati gundukan pasir dan melewati padang hijau. Kadang keheningan deburan ombak dipecahkan oleh suara deruman motor yang memekakkan telinga

Putu Eka Jalan Jalan sedang berjalan diantara gundukan pasir
Putu Eka Jalan Jalan sedang berjalan diantara gundukan pasir
Putu Eka Jalan Jalan meloncat diantara gundukan pasir
Putu Eka Jalan Jalan meloncat diantara gundukan pasir
Berdiri diantara tanaman liar Pantai Tampih
Berdiri diantara tanaman liar Pantai Tampih
Para Sapi digembalakan di kehijaun rumput di tepi Pantai Tampih
Para Sapi digembalakan di kehijaun rumput di tepi Pantai Tampih

Ngobrolin kaktus, hati-hati ya melangkah ketika di gundukan, karena terdapat area yang ditumbuhi kaktus, tajem booookkk…. Tidak setajam bibirmu yang menyakiti hatiku #hiks . Kaktusnya berbentuk pipih seperti daun yang kaku dan berduri tajam.

Menguji kekebalan dengan berdiri ditengah tanaman kaktus
Menguji kekebalan dengan berdiri ditengah tanaman kaktus

Dari ketinggian gundukan, kita juga bisa melihat sungai yang bermuara di Pantai Tampih. Sunset dengan aliran sungai keperakan yang menuju laut, sungguh tiada taranya. Seperti melihat Naga berwarna keperakan yang terbaring diatas hitamnya pasir Pantai Tampih

Matahari terbenam keemasan Pantai Tampih
Matahari terbenam keemasan Pantai Tampih

Selain memandang sunset dari gundukan, cobalah juga untuk menikmati sunset dari dekat tepian laut, melangkah diantara pasir hitam yang menyapa kaki kita ketika melangkah. Atau mungkin sambil berdiri diatas batu yang lumayan besar, sambil memandang sunset yang mulai turun ke peraduannya. Langkahkan kaki juga sepanjang garis pantai menikmati sunset sambil merasakan sentuhan dingin  dan basah dari sang ombak. Basah…basah…basah… seluruh tubuhku… Lho malah dangdutan

Sunset dengan warna keemasannya
Sunset dengan warna keemasannya
Putu Eka Jalan Jalan sedang berdiri di atas batu sambil memandang matahari terbenam
Putu Eka Jalan Jalan sedang berdiri di atas batu sambil memandang matahari terbenam
Berjalan menyusuri pantai ketika matahari terbenam tiba
Berjalan menyusuri pantai ketika matahari terbenam tiba
Putu Eka Jalan Jalan duduk diatas batu memandang ombak yang berkejaran diatas pasir
Putu Eka Jalan Jalan duduk diatas batu memandang ombak yang berkejaran diatas pasir
Berdiri diatas batu yang terkena sapuan ombak Pantai Tampih
Berdiri diatas batu yang terkena sapuan ombak Pantai Tampih

Puncaknya adalah memandang sunset yang masuk ke peraduan dari ketinggian dengan ditemani Nyiur penyendiri diatas tebing. Naik kesana lumayan perlu perjuangan karena tanahnya licin dan kemiringannya lumayan tajam. Tapi begitu sampai diatas rasanya berada di surga dunia. Temaram warna sunset menyelimuti dengan belaian angina dibadan serta suara deburan ombak dan gemerisik suara daun kelapa penyendiri menggelitik indra pendengaran kita.

Matahari terbenam sudah menyelinap ke ufuk barat menyisakan semburat jingga
Matahari terbenam sudah menyelinap ke ufuk barat menyisakan semburat jingga
Semburat jingga serta deburan ombak pantai Tampih
Semburat jingga serta deburan ombak pantai Tampih

Lepaskan stress yang membelenggu dan nikmati energi alam Pantai Tampih yang mengalir masuk ke dalam denyut nadi membawa kesegaran baru bagi kita yang cukup untuk mengarungi kejamnya dunia persaingan di perkotaan. Sunsetmu tidak akan terlupakan Pantai Tampih

124 comments

  1. Ohh, ada kaktus dipasirnya …
    Keren ya, jadi berasa ada di gurun pasir sahara.
    Memang betul, bli … duri tanaman kaktus lebih indah daripada tajamnya duri bibir seseorang …
    Xixixi …

    Ketje bangeet sunset di pantai Tampih.
    Bisa tampil full orange langitnya ..

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Gurun Saharanya seuprit gitu kak, kurang puas jadinya. hahahaha
      Memang bibir tidak bertulang ya kak, bisa menyakitkan.

      Ohhhh cuma sunsetnya aja yang ketje kak?
      Aku ndak ketje kak?

      • Wwwwwkkk ..
        Ngga apa-apa padang pasirnya cuma seuprit .. , tetep aja ketje banget kok.
        Berasa betulan kayak di gurun Sahara.

        So pasti dong bli Putu Eka juga ketje …, komplit deh pokoknya, mulai dari pengambilan gambarnya yang artistik, alamnya yang romantis, sampai sosok blogger dengan ciri khas kain etnik merah menyala ini …, te op pe banget 😉

    • wkwkwkwkw, ini semacam Himawan ya, kalau Himawan blogger bertopi, yang ini blogger model merah. Semacam ciri khas yang beda dari lainnya.
      Kesamaannya adalah, keduanya travel blogger senang tampil hahahaha

  2. wahh demi apapun foto-foto sunsetnya epic dan kece banget. aku sukaa..
    pengen main ke sana juga jadinya. kayaknya seru dan ga terlalu rame juga, tapi sayangnya jauh dan butuh modal banyak huhuhu

  3. anies says:

    saya suka kawasan pantai yang tidak ramai orang… sebab keadaan beginilah baru kita dapat nikmati alam…

    ada banyak tak hotel / resort berhampiran pantai ini?

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Saat ini cuma ada satu bangunan villa aja kak disekitar pantai ini.
      Masih nyaman banget buat para penyuka pantai yang tidak terlalu ramai

  4. devina says:

    sudah bosan dengan pantai mainstream trus cari pantai anti mainstream tapi tetap di daerah tabanan, dan fotonya keren sekali saat menikmati sunset

  5. Bang Day says:

    pasirnya agak beda yah mas

  6. Tiket masuk atau retribusinya itu lo, murah sekali. Saya jadi ingin kesana nih. Main layang-layang pastinya.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Masih belum terjamah pariwisata yang berorientasi bisnis kak, jadi wajar retribusinya masih murah. COba nanti sudah menjamur resort, villa disana, dijamin lebih mahal lagi

  7. Sopyan Nc says:

    Masih asri tempat nya. Apalagi view nya saat ada sanset enak bener sambil ngopi
    Sepertinya masih dikelola oleh swadaya masyarakat sekitar
    Sayang sekali jauh banget kesana

  8. Fotonya keren semuaaa… itu layangnya gede banget,ya dan bsa. terbang…rasanya pengen terbang ke sana buat main layangan…dan loncat-loncat seperti kak putu eka yang loncatannya suangat tinggi

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Terima kasih lho kak apresiasi untuk photo photonya.
      Ayo kak kita main layangan kesini, dan layangan lebih gede lagi ada lhooo…..

  9. Cocok juga nih mas lokasinya sehabis melepas penat selama beraktifitas..

  10. zunif says:

    wah indah banget sunset nya gan, cocok untuk foto foto bersama teman ya. Tapi lokasi parkir kok kelihatan banyak sampahnya ya sehingga kurang sedap dipandang mata :mrgreen:

  11. iidYanie says:

    Fotonya keren2 banget ini mas, cita citaku banget ini bisa menikmati sunset dan di pantai Bali pula, foto kedua dari terakhir itu kece bgt, siluet dan poho kelapanya yg seperti sebuah lukisan 🙂

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Ayo diwujudkan cita-citanya mbak duduk manis di tepi pantai sambil menikmati sunset yang indah di Bali

  12. Indag banget saat sunset…
    dua jempol

  13. zunif says:

    kalau ngajak sang kekasih sepertinya cocok banget nih untuk menyusuri indah nya pantai tampih ini, apalagi sambil lihat pemandangan alam yang bikin mata seger ya kak 😉

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Dijamin romantis banget kak kalo jalan sama kekasih, dijamin kekasih tambah lengket.
      Permen karet kali kaka lengket… hahahahha

  14. Tia says:

    cantik banget sunset nya kak..
    duh jadi kangen main2 di pantai..

  15. Bli mau dong aku diajak kesini nanti kalau aku kesana.
    Pengen ngepantai yang kayak gini, rasanya mau segera ke Bali

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Ayo kak Icha diantar kesana pas kak Icha jalan-jalan ke Bali
      Segera direncanakan sebelum pantai ini ditelan oleh pariwisata modern

  16. ainun says:

    bener bener anti mainstream destinasi ini, dan kayaknya aku baru pertama kali tau ada pantai tampih di bali. Bali luas bangettttt ini, di peta aja yang keliatan cuma bunder kecil

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Iya kak, pantai ini masih belum banyak peminatnya. Tinggal tunggu waktu aja sebelum banyak yang maen kesini

  17. de eka says:

    Aduh, saya belum pernah mengeksplor tabanan nih bli putu..
    liburan inilah saya coba melayap kesana..
    menjelajah tabanan sampai puas dari pagi sampai malam..
    hehehe..
    ke pantai tampih mudah-mudahan bisa..

  18. Datang lagi di mari, bli 😁

    Aku penasaran dengan …, gimana caranya pengambilan gambar gaya levitasi yang .., bli kliatan seperti terbang loncat sangat tinggiiii itu 🤔 ?

    Pakai alat bantu trampolinkah ?.

    Betulan keren banget foto itu .., aku kagum dengan pengambilan gambarnya.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Selamat datang kembali kak Himawan. wekekeke….
      Photo yang loncat itu ndak pake alat bantu apa-apa sich kak, bermodal kaki kita aja.
      Berusaha loncat yang tinggi aja

  19. kuanyu says:

    main layangan di pantai itu enak banget sepertinya mas ya,..apalagi anginnya kencang,..terus setelah itu sambil menikmati matahari terbenam,..wah enaknya hidup

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Nah enak mana yang kau dustakan kak?
      Hidup enak itu sederhana , sesederhana menikmati sunset setelah main layangan

  20. indah sekali pemandangannya.. terimakasih sudah menyajikan foto-foto dengan sudut pengambilan seorang PRO!

  21. MasyaAllah cantik sekali ini pantainyaa.. Tahunya cuma Sanur, Pandawa, dan Kuta. Itupun pas ngantar anak sma piknik hihi maklum emak emak, bli. Sukanya yg gretongan.
    Lihat lihat fotonya jadi terngimpi ngimpi duduk duduk sama anak anak , makan bekal dari rumah, di antara semak liar dan pasir pantai. Hmmm..what a dream💭

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Saya juga suka gretongan kok kak… heheheh…
      Mimpi seperti itu harus diwujudkan kak. ditunggu lho kedatangannya kembali ke bali

  22. Saya itu penasaran dengan pemandangan persawahannya itu, kok tidak ada photonya ya

  23. Pemandangan pantainya saat sunset luar biasa indah. Keren lah pantai tampil.

    Bermain layangan di tepi pantai seru juga itu iya, jadi pengen ikutan main.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Ayo kak ikut main layangan di pantai. Di Bali lagi kenceng-kencengnya angin buat main layangan nich

  24. monstanima says:

    bali itu surga apa ya? setiap sudutnya kok indah… dari dulu cita-cita pengen main ke bali belum kesampaian…
    semoga bisa berkunjung kesana…

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Bali itu secuil surga yang jatuh ke bumi kata orang-orang kak. hehehe
      Aminnn bisa berkunjung ke Bali nantinya kak

  25. Satria Mwb says:

    Pantai yang indah dan punya nuansa alam yang menjadi daya tarik tersendiri…Ditambah aura panorama sorenya yang begitu indah untuk semua orang yang berada disana…

    Cocok untuk berinspirasi…Heeheee…

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Kalau buat berinspirasi dijamin satu buku penuh akan inspirasi kak. Ngalir gituh inspirasinya

  26. Jadi pengen kesana menikmati panorama sore sambil bermain layang-layang…Tentu seru banget Heeheeee..

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Sudah seru banget kak, apalagi bawa layangan yang knockdown, jadi bisa bawa layangan gede nanmun bisa dibongkar pasang

  27. Wisnu Tri says:

    Sayang, itu dideket tempat parkir masih banyak sampah yang bertebaran 🙁 Enggak ada tempat sampah yg disediakan sama pengelola kah, mas?

    Tak kira kalau di Bali retribusi tempat wisata juga bakal mahal, ternyata masih ada juga yang seharga 2000 rupiah. Hehe

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Sejauh ini belum ada tempat sampah yang disediakan pengelola kak, semoga kedepannya bisa ditambahkan oleh pengelola

      Kalau yang masih belum meng-international masih murah kak, kalau sudah meng-international ya harap maklum aja lumayan sekarang

  28. Saya hoby motor trail nih, wah main di gundukan pasir punya tantangan tersendiri.

  29. kuanyu says:

    Menyendiri dan menangkan diri dari hiruk pikuk keramaian dan aktivitas kerja memang harus dilakukan mas ya,..salah satu cara terbaiknya adalah dengan melihat sunset dan indahnya saat ia mulai terbenam 😀

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Iyes kak harus rutin menenangkan diri dari hiruk pikuk kerjaan biar ndak stress, tau sendiri lah sekarang tuntutan pekerjaan itu bener-bener berat

  30. Aul Howler says:

    Ya ampun indah banget pantainyaaa

    Ih jadi pengen main layangan juga di sana huhu

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Memang indah banget kak, yuk ah bawa layangannya buat main di salah satu pantai di Bali yang indah

  31. saking besarnya layang-layangnya, sampai perlu penyangga ini,

  32. Aku suka banget foto2nya mas. Ada estetikanya gitu, pengen diajarin deh bisa ambil foto kayak gitu,
    tapi apa daya kameranya belum bagus kayak punya masnya hahaha

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Terima kasih lho kak sudah suka sama photo-photonya,
      Nggak harus kamera bagus kok kak, dari kamera henpon pun bisa menghasilkan photo yang bagus, yang penting mengerti untuk memaksimalkannya

  33. kuanyu says:

    Indahnya hidup dalam ketenangan dan keindahan alam,..mantap

  34. OMG, it’s the best beach ever with fun-filled activities.
    Love kite playing!!

    Thank you

  35. Looks really beautiful!!<3 Regards:**

  36. Wah…saya lagi ngebanyangin enaknya sore-sore di pantai Tampih, semilir angin, langit jingga. dan liatin yang lagi main layangan…indaaaahh 🙂

  37. just stop by to say hello…
    # Belum ada post baru ya?

  38. Gile siluetnyaaaa.. kayak di pilem-pilem :v

  39. sunset selalu menjadi sesuatu yang sangat menarik apalagi bila sendiri saja terasa bnget sedihnya hidup jomblo

  40. Irsyad says:

    Selalu kagum sama jepretan mu Mas, hehe. Kece2 semua.
    Daerah pantainya relatif bersih dan terjaga sih, walaupun masih ada bbrp sampah. Tp itu daerah parkiran dan sekitar warung kayaknya banyak banget sampah nggk dikumpulin. Mari kita jaga kebersihan lingkungan kita 😀

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Jepretannya masih biasa aja kak, belum yang kelas wahid.

      Iya memang untuk membuat daerah bebas sampah, kesadaran masyarakat soal sampah perlu dipacu banget kak

  41. Aku terkesima sama hasil jepretan yg super keren, aduh kapan ya aku bisa moto sebagus itu

  42. rafi says:

    tiap jalan-jalan ke blog ini selalu puas sama foto-fotonya bli Putu eka 🙂

  43. Asik banget foto2nya. bagus.

  44. Aul Howler says:

    Orang berbakat emang beda yaaa
    Foto karcis aja bisa se-fotografis ituuuuu

    Pengen T.T

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Ah kakak Aul ini segitu amat mujinya, nggak seberbakat itu juga kak. Masih banyak perlu belajar juga

  45. Cherrisfi says:

    Wah foto pertama dan kedua saat sunset keren banget kak..👍
    Pengambilan foto sunset nggak gampang ya kak? Harus sabar menunggu saat-saat yang tepat ketika momentum matahari terbenam, maka langit tampak indah sekali itulah saat yang tepat untuk pengambilan gambar yang dramatis dan hasilnya fantastis . Mantap .

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Kalau sudah tau tekniknya, pengambilan photo pas sunset itu mudah sekali kak, segampang melahap klepon lho kak …hehehehe

  46. Dyah says:

    Wah … paling seru kalau lagi di tengah jalan terus “menemukan” tempat wisata yang belum pernah diketahui sebelumnya. Pasti senang banget ketemu Pantai Tampih ini. Itu layang-layangnya besar banget, ya? Apa buat ikutan festival layang-layang?

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Biasanya layang-layang yang gede memang ditujukan untuk festival ataupun lomba kak. Bulan-bulan sekarang banyak lomba layang-layang dibali nich

  47. Fotonya bagus semua mas, hehehe, salam kenal 🙂

  48. Emang foto2nya keren, saya juga suka foto2 btw. Inspiratif buat travel blogger biar bisa mencontoh ketika bertravel ria setidaknya juga menekankan di hal fotografinya. biar setiap keindahan destinasi juga tercurahkan lewat gmbar bukan dari tulisan semata. Inspiring. Mungkin besok2 aku akan mencontoh hal semacam ini.

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Terima kasih untuk apresiasinya kak
      Merasa terhormat kakak Delonix bisa terinspirasi dari tuangan gambar kami, semoga bisa membuat kaka bisa menghasilkan sebuah blog yang lebih top

  49. Kepantai kalau belum menikmati sunset nya emang belum kerasa, harus harus harus!! Wahaha ngeliat tempat parkir untuk mobilnya ak masih berpikir gimana perahu itu bisa parkir disitu, wueheh.. Mungkin dari orang luar bawa perahu kesananya yaa atau perahunya dinaikin di mobil terus diparkirin disana.. hem misterius..

    Wahhh sunsetnya keren bangetttt sumpaaahhhh, walaupun harus naik keatas dulu kalau bisa memberikan pemandangan yang indah kek gini kenapa gakk, sikat!!!!

    • Putu Eka Jalan Jalan says:

      Hahahaha perahunya diseret kak biar sampe tempat parkir.
      Iyes sunsetnya memang keren disini kak, dijamin maknyusssss

  50. Uphiet says:

    Foto-fotonya keren-keren, sunsetnya pun. Bagus juga Pantai Tampih bisa jadi pilihan kalau gak suka pantai mainstream

What do you think?

Name required

Website