Sate Babi Bawah Pohon yang rasanya super maknyus

Sate Babi bawah pohon memang maknyus dan menggoyang lidah kita dengan mantapnya. Entah siapa yang mempelopori awalnya, seingat saya sate Babi bawah pohon yang legend alias rasanya maknyus dan selalu ramai pembelinya itu yang berada di perempatan jalan menuju pantai seseh lalu di pertigaan Legian, pertemuan antara jalan Patih Jelantik dengan jalan Sriwijaya, didepannya Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Legian. Yang berada di pertigaan sekarang entah hilang kemana, apakah pindah ataupun tutup kamipun kurang tahu, apalagi kurang tempe #eh.

Sate Babi Bawah Pohon yang rasanya super maknyus
Sate Babi Bawah Pohon yang rasanya super maknyus

Sate Babi merupakan kuliner yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat di Bali. Dalam upacara adat maupun agama, sate babi merupakan menu yang tidak bisa lepas dari dalam menu penyajian. Bahkan sekarang sudah merambah ke street food.

Nah Sekarang ada Sate Babi bawah pohon yang enak dan maknyus tetapi belum terlalu ramai. Awalnya sate babi ini berada dibawah pohon disebelah Pura desa Padang Luwih, akan tetapi karena ada pemugaran pura serta areal pohon dibangun pagar maka dia pindah ke selatan, masih dibawah pohon juga, awalnya pohonnya besar, sekarang pohonnya tidak terlalu besar. Tepatnya didepan Warung Mina Dalung. Kalau dari Air Terjun Yeh Hoo, Air Terjun Bayu Wana Amertha menuju Kuta pasti ngelewati sate Babi ini. Buka sedari pagi sekitar jam 10 sampai sore jam 5, tapi sebelum jam 5 biasanya satenya sudah habissssss….. siap-siap gigit jari kalau telat kesana. Apalagi kalau rencananya buat bekal ke pantai Green Bowl.

Lokasi awal Sate BaBi Bawah Pohon berjualan
Lokasi awal Sate BaBi Bawah Pohon berjualan
Lokasi terkini tempat berjualan
Lokasi terkini tempat berjualan

Dengan bangunan non permanen berbentuk kotak persegi, mereka meletakkan alat-alat untuk memanggang, tempat sate yang masih mentah, lalu tempat sambal, ketupat, dan lain-lain. Sate Babi yang masih mentah berwana merah karena sudah diberikan bumbu. Jadi mereka memanggang satenya dihadapan para pembeli. Hembusan asap dari pemanggang sate akan menggelitik setiap pengendara yang lewat dan mengundang untuk berhenti serta menancabkan gigi mereka di keempukan sate Babi.

Sate Babi mentah yang sudah diberi bumbu
Sate Babi mentah yang sudah diberi bumbu
Potongan ketupat sebagai teman makan sate
Potongan ketupat sebagai teman makan sate
Mempersiapkan arang untuk memanggang sate
Mempersiapkan arang untuk memanggang sate
Proses memanggang Sate Babi Bawah Pohon
Proses memanggang Sate Babi Bawah Pohon
Sate Babi yang sudah selesai dipanggang
Sate Babi yang sudah selesai dipanggang

Sate Babi Bawah Pohon dikenal dengan dagingnya yang empuk serta dengan bumbunya yang pedas manis, kalau kurang manis sich bisa makan sate babinya sambil lihat kita yang manis ini. Penyajiannya menggunakan piring yang terbuat dari anyaman lidi pohon Kelapa yang biasa disebut Ingka di Bali, lalu diatasnya ditaruh kertas minyak sebagai alas untuk sate dan kawan-kawannya, satu porsi siap untuk diberikan ke pelanggan. Pemakaian Ingka dan kertas minyak membuat penjual mengurangi kegiatan cuci piring. Satu porsi sate babi ini terdiri dari 7 tusuk sate babi dengan potongan ketupat serta sambal tomat ditambah dengan garam yang dicampur dengan potongan cabe rawit. Ini adalah ciri khas dari setiap sate babi bawah pohon, garam dengan potongan cabe rawit. Membuat menyantap sate babi menjadi lebih maknyus. .Awalnya ketika diberitahu teman saja sudah bikin ngiler, apalagi ketika sudah berhadapan langsung dengan sate Babinya. Nggak bakal rela kalau ada yang coba-coba ngambil satu tusuk satenya. Kalau cuma tusuk satenya aja sich kita kasi dahhh…rela kok kalo tusuknya. Eits nggak ada sendok ya, gunakan tusuk satenya buat menusuk ketupat buat disuapkan ke mulut kita. Boleh kok suapin ehem…ehem… yang disebelah…. hahahahha

Satu porsi Sate Babi Bawah Pohon yang bikin ngiler
Satu porsi Sate Babi Bawah Pohon yang bikin ngiler
Sate Babi dengan dicocol pada garam dan cabai
Sate Babi dengan dicocol pada garam dan cabai
Sambal tomat untuk Sate Babi
Sambal tomat untuk Sate Babi
Garam dan potongan cabai sebagai teman makan sate Babi
Garam dan potongan cabai sebagai teman makan sate Babi

Eits jangan lupa duduk ya karena keasyikan mengunyah sate. Okeh disini kita tidak akan menemui meja ataupun tempat duduk yang fancy, disini cuma disediakan tempat duduk kecil dari plastik berwarna biru. Mirip lah sama tempat duduk yang dipakai sama adik-adik kita di taman kanak-kanak. Atau kita bisa duduk diatas rumput, berada piknik di padang alang-alang. Hahahahha. Mungkin Sate Babi Bawah Pohon ini bukan merupakan makanan bagi semua orang dikarenakan berada di tepi jalan. Kami sering menemui orang yang tidak mau makan di tepi jalan karena alasan kesehatan.

Sate Babi sebenarnya banyak dijual di Bali, dari yang kelas atas yang disajikan di resto-resto mahal, bahkan sampai yang di pinggir jalan ala-ala street food. Yang membedakan mereka adalah rasa bumbunya yang pedas manis itu. Kami lebih memilih Sate Babi Bawah Pohon di Banjar Gaji ini karena rasanya yang enak dan belum terlalu ramai. Sempet ngobrol sama yang punya, ternyata mereka membuat sendiri bumbunya, jadi tidak membeli bumbu sate yang sudah jadi. Ditambah pengerjaan pun mereka lakukan sendiri, dari pemotongan daging sampai penusukan daging. Rasa pun terjaga karena dari proses daging dan bumbu dilakukan sendiri. Jadi keingetan ada seorang temen yang pernah bilang soal politik penjual sate. Ternyata maksudnya adalah semua pekerjaan dilakukan sendiri oleh penjual sate. Tapi itu yang membuat rasa mereka terjaga dan tetap nikmat.

Pembeli yang kami lihat kebanyakan warga lokal, kalau dibandingkan dengan Sate Babi Bawah Pohon legian dan Di perempatan menuju pantai Seseh yang banyak pembelinya adalah wisatawan mancanegara. Mungkin karena lokasinya yang di Banjar Gaji tidak termasuk daerah tujuan wisata.

Pembeli yang sedang membeli sate Babi
Pembeli yang sedang membeli sate Babi

Tusuk sate berserakan diatas piring kosong, cacing diperutpun sudah tidak bernyanyi, saatnya membungkus dua porsi sate Babi untuk dibawa pulang, biar bisa dimakan sambil santai dirumah. Ah dasar perut gembul. Munkin perlu dirubah dari Putu Eka Jalan Jalan menjadi Gembul Jalan Jalan dan Makan. hahahahahha

87 Comments

  1. Kalau satenya enak, walau pindah kemana pun akan tetap dicari, laris manis teus.
    Kalau itu di Jakarta pastinya sudah kena gusur ya, menempati lahan trotoar.
    Jadi penasaran sama satenya, kira-kira sama sate kambing legit atau menggigit mana?

  2. ulala,, liat tampilannya menggugah selera hampir sama dengan sate sapi yaaa.. btw emang daging babi disana nomor 1 kang di bali.. apalagi bumbunya enak ditambah pakein cabe.. enakkkkk

  3. saya pernah lewat depan Sate Babi Bawah Pohon pas kelilingan jalan kaki di sekitar sana. Baunya ya ampuuun, sedap benar. Pas lihat juga tampak sedap, orang-orang tampak nikmat menikmati sajian ini. Cuman sayang, saya tidak makan jenis daging ini. Tapi menarik aja melihat lahapnya orang-orang makan.

      1. Usaha semacam kuliner, salon atau barber, kerajinan tangan kalau diperhatikan tergantung tangan seseorang ya, bli …

        Satu jenis masakan, dimasak oleh 2 tangan orang berbeda … , bisa berbeda pula rasa masakannya.
        Betul ngga ?.

  4. Kuliner wajib setiap mudik ke Bali nih
    Kalau belum makan sate yang satu ini, belum lengkap rasanya mudik hahaha
    Penasaran euy pengen nyoba bikin sendiri, tapi selalu aja beda rasanya hiks

  5. Astaga ke sana waktu itu nyari-nyari yang begini nggak nemu-_-
    Liat postingan influencer di instagram katanya sate ini enak dan lumayan terkenal, ternyata bener yhaa hahaha

  6. hi hi hi … orang jowo jarang dan gag pernah denger sate babi, ternyata di sono [BALI] ada juga sate babi πŸ™‚ … misal mas putu eka jalan-jalan ke Jowo silahkan lewat boyolali – salatiga ada sate kerbau , tapi saya lom pernah nyoba lhoooh … lihat kerbaunya saja sudah takut hik hik hik …

  7. Weleh weleh.. Kok nampaknya nikmat sekali yah mas. Apalagi mas Putu Eka jago banget motretnya.. daku sampai ngiler.
    Tapi nganu, aku ora boleh makan ginian huhuhu. Mau makan sate kambing darah tinggi, yowis sate kikil ajalah ehehehe

  8. Foto2nya keren mas! Aku pernah tinggal di Bali lho… Dulu sebelum jogjatv bnr berdiri, kami belajr dulu sama tmn2 di Balitv. 3 bulan kerja bareng di Gedung pers ketut nadha itu..
    Aduh..jadi kangen bali..

  9. Duhh menggiurkan keliatannya, cuma aku ga bisa makan babi. Hahaha. Itu penyajiannya unik juga pake cabe sama garam. BTW kalo kegusur lagi, ribet itu mesti cari pohon lagi hahaha

  10. Baru lihat fotonya aja udah bikin ngiler ya …
    walaupun saya tidak makan jenis daging yang satu ini, tapi lihat orang orang makan gitu seneng banget ^^ hehe

  11. waa ada review makanan haram ,hehe
    pas lewat sekitar Udayana, aku pernah liat beberapa penjual sate babi ini kebul2 manggang sate
    dan emang harus di depan pembelinya ya
    kadang emang dengan bumbu sendiri jadi ada yang khas, gak monoton rasanya
    endes banget itu…

  12. Kalau ke Ende, di sini ada dua atau tiga begitu warung daging babi, bahkan rumahs aya deket sama lokasi yang disebut pak-babi (tempat jualan daging babi) hehehe. Kadang saya dipanggil gini sama tetemen: Miss Pakpig :p *jangan ngakak luuu* :p

    Ditunggu pos selanjutnyaaaa …

  13. Waduh mantab x itu sate. Saya kalau ke Flores makannya daging babi panggang asap, atau bakar bara langsung. Mantab itu sate, harus coba memang …

    Satu porsi harga berapa?

    Simpel sx ya tempat jualannya. Kaya warung jajanan anak2 SD aja gitu.

    1. Satu porsi cukup 10 ribu saja kak, murah meriah kalau dibilang disini.
      Tempat jualannya memang super simple, yang penting cita rasanya maknyussssss

  14. Tusuk satenya unik. Baru liat model begitu jadi enak saat dipegang kali ya?

    Saya kok malah ingat film horor ya habis baca ini.
    “Bang. Sate, Bang.”
    Hahaha

    1. Ya kalau dibandingkan sich lebih mirip daging sapi kak, tapi rasanya tetep berbeda sich. lebih enak daging babi rasanya

  15. Ngerti sekarang kenapa kalau temanku datang ke bali dia bela-belain mampir beli sate babi bawah pohon. Tampilannya emang cantik ya..tapi cuman boleh dilihatin LOL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *